Tahun Baru Islam 2022

Hukum Melaksanakan Puasa 1 Muharram 1444 Hijriyah, Simak Penjelasan Buya Yahya

Besok Sabtu 30 Juli 2022 seluruh muslim memperingati Tahun Baru Islam 2022 pada 1 Muharram 1444 Hijriah. 

Editor: M.Risman Noor
Freepik.com via Wartakota
PUASA Tasua, Asyuro dan Ayyamul Bidh 9-10 Muharram 1444 Hijriah, Ini Amalan Tahun Baru Islam 2022. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Besok Sabtu 30 Juli 2022 seluruh muslim memperingati Tahun Baru Islam 2022 pada 1 Muharram 1444 Hijriah. 

Salah satu amalan yang kerap menimbulkan pertanyaan 1 Muharram 1444 Hijriah adalah melaksanakan Puasa 1 Muharram.

Banyak yang menyebut puasa pada tanggal 30 Dzulhijjah dan 1 Muharram pahalanya seperti ibadah 50 tahun. 

Buya Yahya Pemimpin Pondok Pesantren Al Bahjah memberikan penjelasan mengenai puasa pada tanggal 30 Dzulhijjah dan Puasa 1 Muharram

Baca juga: Ragam Ucapan dan Link Twibbon Tahun Baru Islam 2022, Bisa Dibagikan di Media Sosial

Baca juga: Manfaat Paprika Diungkap dr Zaidul Akbar, Banyak Kandungan Vitamin C bagi Kesehatan Tubuh

Menurut Buya Yahya banyak riwayat yang disusupkan dalam Islam dan dibegangi oleh hamba-hamba Allah  termasuk puasa di akhir tahun dan awal tahun maka akan diampuni? Ini riwayatnya jelas bohong.

"Akhir tahun dan awal tahun terjadi pada masa Sayyidina Umar bin Khatab bukan pada jaman Nabi Muhammad SAW. yang mencetuskan awal tahun baru Sayyidina Umar," jelas Buya Yahya dalam video yang diunggah pada 1 September 2019 tersebut.

"Seseorang mendatangi Rasulullah dan dia bertanya Wahai Rasulullah setelah Ramadhan puasa di bulan apa yang lebih afdhal?

Lalu Nabi Muhammad SAW menjawab puasa di bulan Allah yaitu puasa yang kalian sebut di bulan Muharram (Hadits Ibnu Majah).

"Kalau untuk awalan bulan Muharram cukup hadist shahih yaitu puasa yang paling bagus setelah Ramadhan adalah bulan Muharram secara utuh ini sudah cukup ngga perlu riwayat-riwayat palsu itu nggak dibenarkan ya puasa akhir dan awal tahun," tegas Buya Yahya.

Adapun anjuran membaca Ayat kursi, Alfatihah itu konteksnya misalkan daripada menganggur yuk baca ayat kursi 16 kali, menulis Alfatihah. Tapi jangan ngomong itu kata Rasulullah

"Gak boleh anda menisbatkan Nabi, kalau Anda bilang ini hari libur kalau nggak kemana-mana mending baca yasin 16 kali nak, itu baru dibolehkan. Kalau ada yang bilang kata Rasulullah itu dusta, gak boleh," imbuh Buya Yahya

Jangankan baca ayat kursi, mengkhatamkan Alquran sepanjang bulan Muharram boleh saja. Sepanjang itu imbauan guru untuk muridnya, jangan nisbatkan Rasulullah

Buya Yahya terangkan soal amalan bulan Muharram
Buya Yahya terangkan soal amalan bulan Muharram (kanal youtube Al-Bahjah TV)

Kita perlu waspada karena banyak musuh yang mencari celah yang ingin membuat permusuhan sehingga ada amalan yang harus kita waspadai. Bahkan ada riwayat palsu yang gak perlu kita ambil

Bahkan ada riwayat tanggal 1,2,3,4 Muharram keutamaan-keutamaannya banyak itu tidak semuanya

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved