Kedai Tanda Petik di Balangan

Kedai Kopi Tanda Petik di Balangan, Tempat Diskusi Anak Muda dan Orangtua

Nama kedai Tanda Petik di Kabupaten Balangan adalah hasil diskusi panjang pemilik, sekaligus menjadi tempat diskusi yang menyenangkan.

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/ISTI ROHAYANTI
Hiburan di Kedai Kopi Tanda Petik di Batu Piring, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Kedai Kopi Tanda Petik diresmikan pada 21 Mei 2022 di Batu Piring, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Setiap malam minggu, kedai kopi ini menjadi satu tujuan untuk hiburan malam di Balangan, karena adanya live musik yang digelar oleh pengelola. 

Rupanya, Balangan'>Kedai Tanda Petik di  Balangan yang diinisiasi owner, yakni Muhammad Aditya Hariyadi, ini hadir untuk menambah literasi kopi di wilayah berjuluk Bumi Sanggam dengan konsep pengenalan budaya ngopi dan literasi di dalamnya. 

Selain itu juga sebagai tempat ngumpul membicarakan ide dan gagasan di kalangan anak muda atau orang tua tanpa mengenal status jabatan tertentu demi bertumbuhnya pikiran di Balangan. Begitulah yang disampaikan oleh Aditya. 

 

Lalu, nama Tanda Petik adalah hasil diskusi panjang dirinya dan Ketua PWI Balangan, Sugianoor.

"Awalnya kami memiliki rencana untuk membangun media informasi yang berisi tentang pengenalan budaya di Kabupaten Balangan. Seiring berjalannya waktu rencana tersebut belum bisa direalisasikan karena SDM yg belum banyak balik ke Balangan," kata Aditya. 

Hingga akhirnya, nama tersebut disematkan untuk kedai kopi yang sudah dikonsep tersebut.

Masih kata Aditya, tanda petik atau tanda kutip adalah tanda baca yang digunakan berpasangan untuk menandai sesuatu yang diapitnya. 

Baca juga: Pojok Baca Jadi Ikon Kedai Kopi Tanda Petik di Balangan

Ada dua jenis tanda petik, yaitu tanda petik dua seperti pada gambar di samping dan tanda petik satu. 

Tanda petik dua (ganda) biasanya cukup disebut tanda petik. Sedangkan tanda petik satu (tunggal) biasanya disebut secara spesifik. Satu tanda petik tunggal mirip bentuknya dengan tanda penyingkat (apostrof).

Sebagaimana yang diketahui, bersama tanda petik, digunakan untuk mengapit petikan langsung, istilah ilmiah yang kurang dikenal, dan kata yang mempunyai arti khusus.

Berdasarkan makna tersebut, ucap Aditya, tanda petik diambil menjadi nama kedai kopi yang diharap bisa menjadi jembatan untuk membicarakan hal-hal yang kurang dimengerti atau bahkan sungkan untuk disampaikan.

Baca juga: Kedai Tanda Petik di Balangan Mengenalkan Budaya Kopi kepada Pelanggan

Melalui kopi, diharapkan mampu untuk bisa mencairkan suasana.

(Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved