Haji 2022

Kepulangan Dua Orang Haji Kabupaten HST Tertunda, Ini Penjelasan Kementerian Agama

Dua orang haji Kabupaten HST, Kalsel, tertunda pulang dari Jeddah setelah menyelesaikan persoalan beda nama antara di paspor dan visa.

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/HANANI
Pemberangkatan calon haji di halaman Gedung Murakata Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (12/6/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Jemaah Haji 2022 Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), telah dipulangkan ke Tanah Air pada Kamis, 28 Juli 2022.

Sebanyak 87 orang haji tersebut tersebut tiba di Kabupaten HST dengan jumlah lengkap, yaitu 87 orang. Sedangkan dua orang lagi tertunda pemulangannya karena bermasalah dengan visa.

Kepala Seksi Urusan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) HST, H Abdul Hadi, saat dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, Minggu (31/7/2022), mengatakan, sejak pemberangkatan, dua warga itu juga mengalami penundaan.

Keduanya diberangkatkan bersama Keloter 7, gabungan dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

“Total calhaj Kabupaten HST memang ada 89 orang. Namun yang bergabung Keloter 2 hanya 87 orang karena dua orang tadi bermasalah dengan visa,” jelas Abdul Hadi.

Baca juga: Jatuh ke Jurang Saat Lewati Jembatan Santuun Tabalong Kalsel, Begini Kondisi Sopir Dump Truk

Baca juga: Dua Hari Berturut-turut Kejadian Rumah Ambles, Saran BPBD Banjarmasin Meminimalisasi Korban

Baca juga: Hujan Deras Tenggelamkan Jalan ke Dusun 5 Bukitmulya, Aparat Desa Pasok Sembako Terobos Genangan

Disebutkan, permasalahan yang terjadi adalah nama di visa yang berbeda dengan nama di paspor.

“Nama beliau sesuai paspor adalah Abduk Khalik. Tertulis di visa yang dikeluarkan pihak Saudi, Abdul Zainuddin,” jelasnya.

Sedangkan satu orang lagi adalah istri dari Abdul Khalik yang menyesuaikan jadwal suaminya yang tertunda pemberangkatan dan pemulangannya dari jadwal jemaah haji Kabupaten HST di Keloter 2

Kesalahan tersebut memerlukan proses perbaikan dari pihak Arab Saudi, sehingga yang bersangkutan tak bisa bergabung Keloter 2.

"Tapi Alhamdulillah tetap diberangkatkan dan akan dipulangkan sesuai jadwal pemulangan Keloter 7, yaitu Selasa 2 Agustus 2022," imbuhnya.

Baca juga: Tepergok Saat Beraksi, Tiga Pencuri Baterai BTS Diringkus Personel Polsek Banjarmasin Utara

Baca juga: Berkas Kasus Korupsi PT Kodja Bahari P21, Penyidik Kejati Kalsel Segera Laksanakan Tahap II 

Baca juga: Buron Sejak 2016, Koruptor di Gorontalo Dibekuk Petugas Gabungan di Rumah Kontrakan di Tabalong

Disebutkan, permasalahan kasus beda nama di visa dengan paspor tak hanya terjadi pada Jemaah haji Kabupaten HST, tapi juga daerah lain dan kasusnya lumayan banyak.

Namun, tak ada yang sampai batal berangkat karena kesalahan bukan pada penyelenggara ibadah haji di Indonesia.

Pihak Kemenag HST juga merasa bersyukur karena pada saat pemulangan haji sampai ke Kabupaten Hulu Sungai Tengah,  tak ada anggota jemaah yang sakit

Alhamdulilah, semuanya sehat. Setelah penyambutan di Masjid Agung, mereka kembali ke keluarga masing-masing,” pungkas Abdul Hadi.

(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved