Kedai Tanda Petik di Balangan

Pojok Baca Jadi Ikon Kedai Kopi Tanda Petik di Balangan

Buku-buku di tempat khusus telah disediakan bagi pengunjung Kedai Tanda Petik di Balangan, bukunya bisa dibaca sambil menikmati hidangan.

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/ISTI ROHAYANTI
Pengunjung memanfaatkan pojok baca sebagai tempat membaca buku di Kedai Kopi Tanda Petik, Batu Piring, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Keberadaan coffe shop Tanda Petik di Batu Piring, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel), menjadi daya tarik tersendiri bagi pencinta kopi.

Tempat ini cukup rekomended untuk bersantai dan belajar. 

Konsep kafe yang menawarkan literasi melalui keberadaan pojok baca, serta edukasi kopi dan service love membuat tempat ini diminati. 

Terlebih, oleh sang owner, interior kafe ini di desain sedemikian rupa sehingga pengunjung bisa merasa nyaman saat berada di tempat tersebut. 

Baca juga: Kedai Tanda Petik di Balangan Mengenalkan Budaya Kopi kepada Pelanggan

Pojok baca, menjadi satu ikon pada Balangan'>Kedai Tanda Petik di  Balangan tersebut. Sejumlah buku, baik fiksi dan nonfiksi, tertata rapi di meja yang memang disediakan untuk membaca. Boleh juga dibawa pengunjung ke tempat duduk. 

Penuturan owner Kedai Kopi Tanda Petik, Aditya, pojok baca merupakan gambaran bahwa membaca buku bisa dimana saja.

Terlebih, konsep yang bertujuan meningkatkan literasi berkaitan dengan ilmu pengetahuan yang membuat adanya pojok baca tersebut. 

"Keberadaan pojok baca ini untuk memberi suntikan secara masif bahwa membaca buku bisa dimana saja dan untuk membuka jendela dunia," kata Aditya.

Baca juga: Data Sebaran Kasus Covid-19 Hari Ini 31 Juli 2022, Kalimantan Selatan Bertambah 106 Orang

Baca juga: Petugas Polsek Simpangempat Kalsel Tangkap Pembuat KTP Hingga SIM Palsu

Konsep lainnya juga ditawarkan pada cafe ini, yaitu love service yang tujuannya untuk memberikan kenyamanan pelanggan.

Sambutan hangat, canda dan tawa, membuat pelanggan merasa kedai kopi bukan sekedar tempat nongkrong, tapi menjadi rumah kedua. 

(Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved