Tabalong Terdepan

Wabup Tabalong Dukung Pelibatan Masyarakat Desa Perangi Peredaran Gelap Narkotika

Wakil Bupati Tabalong H Mawardi, menyambut baik dan mengapresiasi dilakukannya pencanangan Desa Bersinar, kerja sama dengan BNNK.

Penulis: Dony Usman | Editor: Alpri Widianjono
PROKOPIM PEMKAB TABALONG
Wakil Bupati Tabalong, H Mawardi, memukul gong saat mencanangkan Desa dan Kelurahan Bersinar di Desa Kasiau, Kecamatan Murung Pudak. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Upaya pencegahan peredaran narkotika hingga saat terus dilakukan di Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pembentukan Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) jadi satu cara yang saat ini dilakukan Pemkab Tabalong bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tabalong.

Wakil Bupati Tabalong H Mawardi, menyambut baik dan mengapresiasi dilakukannya pencanangan Desa Bersinar di Kabupaten Tabalong.

“Satu hal yang menurut saya menjadi agak spesial, yaitu kegiatan dalam penanganan narkoba kali ini dilaksanakan dalam mewujudkan desa bersih dari narkoba, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Pencanangan Desa Bersinar ini nantinya sangat bermanfaat dalam penanganan pencegahan, pemberantasan peredaran gelap narkoba di daerah kita Bumi Sarabakawa," bebernya.

Menurut Wabup, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan permasalahan serius yang tidak hanya dihadapi masyarakat Kabupaten Tabalong, tetapi juga dihadapi oleh seluruh bangsa dan negara Indonesia.

Wakil Bupati Tabalong, H Mawardi, pada acara pencanangan Desa dan Kelurahan Bersinar di Kasiau.
Wakil Bupati Tabalong, H Mawardi, pada acara pencanangan Desa dan Kelurahan Bersinar di Desa Kasiau, Kecamatan Murung Pudak.

Meskipun hampir setiap hari dilihat melalui media cetak maupun media elektronik ada pemakai, pengedar, bahkan pabrik-pabrik besar pembuat narkoba yang ditangkap dan disegel oleh aparat, tapi kenyataan membuktikan bahwa penyebaran dan peredaran gelap narkoba ini seperti tak kunjung usai. 

Ditambahkannya, meskipun pemerintah telah berupaya memberikan efek jera melalui penerapan hukuman yang berat bagi penyalahgunaan narkoba, baik pengedar maupun pemakainya, namun hal tersebut terasa belum optimal.

“Terkait 0encanangan Desa Bersinar ini, tentunya sebagai bentuk kesadaran kita akan bahaya narkoba yang sangat merusak bahkan mematikan, masyarakat pun kita gandeng untuk bersama-sama peduli narkoba," ucapnya.

Pencanangan Desa atau Kelurahan Bersinar ini diharapkannya bukan hanya sekadar seremonial belaka.

Sebab, upaya memberantas dan pencegahan narkoba bukan hanya kerja BNN maupun polisi yang turun tangan, tapi juga masyarakat, kades, lurah serta camat termasuk tokoh masyarakat dan pemuka agama pun harus turun tangan. 

“Kita melihat ancaman narkoba itu serius. Maka harus ada keterlibatan semua pihak dalam menangkal masuknya narkoba ke kampung kita," katanya.

Sebagaimana dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), lanjut Wabup, maka dana desa juga bisa digunakan untuk pencegahan narkoba melalui pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. 

Oleh karena itu, dana desa bisa diarahkan untuk pemberdayaan masyarakat.

Pemberdayaan salah satunya adalah bagaimana memberikan pengetahuan kepada masyarakat akan bahaya dari narkoba, bagaimana menguatkan pranata keluarga, sosial, agar mereka mengatakan say no to narkoba.

“Jadi, dana desa bisa digunakan untuk itu. Ini adalah salah satu langkah yang sangat taktis. Dimana kalau kita membuat proteksi untuk penyebaran narkoba, proteksi yang paling efektif adalah di tingkat perdesaan. Perdesaan tidak boleh diintervensi oleh narkoba," tegasnya.

Sehingga, dengan penguatan modal sosial yang ada di perdesaan harusnya mampu menanggulangi serta mampu membersihkan seluruh potensi yang menyebabkan pengaruh dari luar untuk membawa narkoba ke desa-desa yang ada di daerah yang sama-sama kita cintai ini. 

"Jadi, saya menginginkan agar desa-desa yang ada di Kabupaten Tabalong sebagai benteng pertahanan yang efektif, sehingga peredaran narkoba bisa sama-sama kita ditekan,“ ucapnya. (AOL/*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved