Berita Balangan

DKP3 Kabupaten Balangan Distribusikan 1.000 Dosis Vaksin untuk Hewan Ternak di Balangan

Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan dapatkan 1.000 dosis vaksinasi untuk 1.000 ekor hewan ternak

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Kepala DKP3 Kabupaten Balangan, Tuhalus menyuntikan vaksin pencegahan PMK terhadap sapi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan dapatkan 1.000 dosis vaksinasi untuk 1.000 ekor hewan ternak di Kabupaten Balangan. 

Vaksinasi ini diperuntukkan pada hewan ternak jenis sapi dan kambing yang tersebar di Kabupaten Balangan. Dimana sejak beberapa waktu lalu, tim vaksinasi yang terdiri dari DKP3 Kabupaten Balangan, TNI dan Polri bergerak untuk melakukan vaksinasi ke kandang hewan ternak

Ada puluhan kandang yang didatangi dan ratusan sapi serta kambing yang mendapatkan vaksinasi setiap harinya. 

Vaksin ini merupakan upaya dari DKP3 Kabupaten Balangan dalam hal pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku terhadap hewan ternak. 

Baca juga: Cegah Karhutla, Posko Siaga Didirikan di Masjid Al Akbar Balangan 

Baca juga: Kedai Kopi Tanda Petik di Balangan, Tempat Diskusi Anak Muda dan Orangtua

Kepala DKP3 Kabupaten Balangan, Tuhalus menerangkan, dari 1000 vaksin yang didapat, 100 di antaranya merupakan vaksin dosis kedua. 

Jumlah vaksin ini katanya masih cukup aman untuk capaian vaksinasi hewan ternak yang populasinya mencapai 1.507 ekor. Adapun capaian persentase hewan ternak yang sudah divaksin yakni 80 persen. 

Kegiatan tersebut rencananya rampung pada 2 Agustus 2022. Dimana saat ini pihaknya tinggal menyisir ulang hewan ternak yang sempat terlewat untuk vaksinasi saat petugas datang. 

"Sebagai percepatan penanganan vaksinasi PMK pula, kami membentuk tiga tim yang menyebar pada delapan kecamatan di Kabupaten Balangan," ucap Tuhalus, Senin (1/8/2022).

Tidak ia pungkiri, dalam kegiatan vaksinasi, ada saja kendala yang dihadapi oleh tim vaksinator di lapangan, yakni sapi yang tidak berada di kandang, atau sudah di ladang mencari makan. 

Lantas, pihaknya harus datang ke kandang lebih pagi sebelum pemilik ternak melepas sapi mereka ke ladang, atau melakukan vaksinasi saat sore hari, setelah sapi pulang dan sudah di kandang. 

Baca juga: Kedai Tanda Petik di Balangan Mengenalkan Budaya Kopi kepada Pelanggan

Vaksinasi terhadap hewan ternak kata Tuhalus diberikan terhadap sapi atau kambing yang sehat. Terpenting pula tidak dalam keadaan bunting. Namun, pihaknya juga tetap melakukan penanganan melalui pemberian vitamin terhadap sapi yang tidak divaksinasi. 

Tuhalus juga menyampaikan, hingga saat ini Kabupaten Balangan masih bebas dari PMK. Belum ada hewan ternak yang terindikasi memiliki gejala penyakit tersebut. 

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved