Berita Banjarbaru

Pemerintah Provinsi Kalsel Rogoh Rp 3 Miliar untuk Akses MTQ Nasional di Kiram Park

Dinas PUPR Kalimantan Selatan (Kalsel) bangun Jembatan Mandiangin Rp 3,6 miliar sebagai akses ke lokasi MTQ di Kiram Park Kabupaten Banjar.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
DINAS PUPR KALSEL UNTUK BPOST
Pengerjaan akses ke lokasi MTQ di Kiram Park, yakni Jembatan Mandiangin, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus menyiapkan segala sesuatunya demi kelancaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-29 pada 2022, 

Salah satunya, memperbaiki semua akses menuju venue MTQ Nasional 2022 pada Oktober nanti. 

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Ahmad Solhan, mengatakan, pihaknya menyiapkan anggaran sekitar Rp 3 miliar untuk pemeliharan jalan yang dilalui peserta MTQ Nasional 2022

Dia menyebut, salah satu akses yang mereka perbaiki yakni, jalan dari Gunung Kupang, Banjarbaru menuju Kiram Park, Kabupaten Banjar. "Kami lakukan pemeliharaan di sana. Titik-titik yang rusak ditambal," sebutnya. 

Selain itu, Solhan menuturkan, pihaknya juga menangani Jalan Martapura Lama Kabupaten Banjar. Karena, jalan itu juga dilewati para peserta MTQ nantinya.

Baca juga: Gelaran MTQ Nasional Tinggal Dua Bulan, Pemprov Kalsel Belum Tunjuk Event Organizer

Baca juga: Tepergok Lakukan Pencurian di Rumah Kosong, Pemulung di Palangkaraya Dihajar Warga

Baca juga: KPU RI Buka Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu Hari Ini, Begini Tugas KPU Kalsel 

Kemudian, menangani titik-titik kerusakan di sepanjang Jalan Trikora Kota Banjarbaru. 

"Semua pemeliharaan ditargetkan rampung sebelum Oktober. Karena, pelaksanaan MTQ pada Oktober 2022," ucapnya. 

Dalam pelaksanaan MTQ Nasional 2022m ujar Solhan, ada 12 venue yang disediakan. "Tersebar di Kota Banjarbaru dan Banjarmasin. Serta di Kiram Park Kabupaten Banjar," ucapnya. 

Selain memperbaiki Jalan yang rusak, Solhan menyampaikan, Dinas PUPR Kalsel juga mengganti jembatan yang rusak di Desa Mandiangin, Banjar. "Ini juga ditarget selesai sebelum Oktober," ucapnya. 

Sementara itu, Kabid Bina Marga pada PUPR Kalsel, Yasin Toyib, mengatakan, pembangunan Jembatan Mandiangin saat ini tinggal pengerjaan lantainya.

Baca juga: Wali Kota Banjarmasin Mendatangi Para Sopir yang Berunjuk Rasa, Mengajak Berdiskusi

Baca juga: Pria Meninggal di Hotel Pelangi Banjarmasin Kelahiran Kapuas Tapi Menetap di Labuan Amas Selatan HST

Baca juga: Ranmor 2 Tahun Tunggak Pajak Jadi Bodong, Begini Pandangan YLK Kalsel 

Jembatan dibangun dengan pagu Rp 3,6 miliar tersebut nantinya memiliki bentang 20 meter dan lebar 6 meter. 

Dengan dibangunnya jembatan di Desa Mandiangin, Kabupaten Banjar tersebut, maka untuk sementara akses menuju objek wisata Tahura hanya bisa menggunakan  jalur Gunung Kupang - Kiram - Mandiangin.

"Kecuali untuk kendaraan roda 2 masih bisa melewati Jalan PM Noor-Mandiangin. Karena, ada disediakan jembatan darurat untuk kebutuhan masyarakat sekitar," beber Yasin. 

Pembangunan jembatan dilakukan, selain karena sudah rusak, juga untuk kelancaran akses para peserta MTQ Nasional 2022.

Disampaikan Yasin, menjadi tuan rumah MTQ Nasional 2022, Pemprov Kalsel memang sedang memperbaiki semua akses menuju venue, baik itu jembatan maupun jalan.

Proyek Jembatan Mandiangin menuju lokasi MTQ di Kiram Park Kabupaten Banjar 01082022.
Proyek Jembatan Mandiangin, yaitu akses menuju lokasi MTQ di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.

Sedangkan untuk jalan nasional, pihaknya sudah meminta agar Balai Jalan yang melakukan perbaikan apabila ada yang rusak. 

"Juga jalan kabupaten dan kota yang dilalui peserta MTQ, kami minta pemda setempat yang memperbaiki," tambahnya. 

Sementara itu, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, mengatakan, kendala dalam proses persiapan dan nanti pada tahapan pelaksanaan agar dapat dikomunikasikan.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved