Haji 2022

Sisa Satu Orang Anggota Jemaah Embarkasi Banjarmasin Belum Bisa Pulang dari Arab Saudi

Seorang anggota jemaah haji dirawat di Rumah Sakit Abdul Aziz di Arab Saudi sehingga belum bisa pulang ke Kalimantan Selatan (Kalsel).

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MILNA SARI
Anggota jemaah haji cipika-cipiki dengan kerabatnya, dibatasi pagar asrama, di Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (2/8/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Jemaah kelompok terbang Haji 2022 yang terakhir atau Keloter tujuh Debarkasi Banjarmasin akhirnya tiba di Kalimantan Selatan, Selasa (2/8/2022) pukul 11.25 Wita.

Pesawat yang mereka tumpangi mendarat di Bandara Internasional Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalsel.

Jumlah jemaah Keloter 7 ini, sebut Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, HM Tambrin, diberangkakan dari Embarkasi Banjarmasin sebanyak 358 orang.

Rinciannya, dua orang mutasi keluar ke Keloter 6 dan 2 mutasi keluar ke Maktour Haji Khusus dan 5 orang mutasi masuk.

Jemaah Keloter 7 berasal dari Kota Banjarmasin 168 orang, Kabupaten Banjar 148 orang, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) 2 orang, Kota Palangkaraya 34 orang, empat orang petugas keloter dan dua orang PHD.

Baca juga: Terjadi Dugaan Kejahatan Skimming Tabungan Nasabah, Bank Kalsel Lapor ke Polda Kalsel

Baca juga: Ramai di Medsos, Seruan Kembalikan Seragam Sekolah Seperti Dulu, Ini Penjelasan Kadisdik Banjarmasin

Baca juga: Ditangkap Bawa 10 Kg Sabu di Batola Kalsel, Dua Kurir Ini Diduga Dikendalikan Narapidana Lapas

"Dengan kedatangan Keloter 7, maka jemaah haji yang sudah kembali ke Kalimantan Selatan sebanyak 2.504 orang dan petugas haji dari total jemaah 2.510 orang yang terdiri dari Kalimantan Selatan 1,758 orang dan Kalimantan Tengah 752 orang," urainya.

Jumlah haji yang wafat, lanjutnya, pada 2 Agustus 2022 pukul 11.00 sebanyak tiga orang.

Terpantau, kedatangan jemaah haji disambut antusias oleh keluarga. Bahkan ada yang datang dengan enam  mobil, mendatangi asrama haji di Landasan Ulin, tak jauh dari bandara.

Jemaah yang tiba di asrama haji juga tak sabar menemui keluarga yang menunggu di celah pagar asrama. Jemaah bahkan rela cipika-cipiki dengan terhalang pagar.

Diketahui, petugas di asrama haji tak mengizinkan keluarga jemaah masuk ke area khusus asrama. Keluarga hanya boleh ditemui di luar kawasan khusus oleh jemaah yang sudah diperiksa kesehatannya.

Baca juga: Mobil Tabrak Tiang dan Gerbang Ponpes Al Falah Banjarbaru, Sopir Luka di Kaki

Baca juga: Hanya Satu Malam, Polsek Banjarmasin Timur Ringkus Dua Pelaku Diduga Transaksi Narkoba

Baca juga: Jalan Batulicin-Kandangan Longsor, Kasatlantas Polres Tanbu Minta Pengendara Berhati-hati

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Banjarmasin, Bambang Priyanto, mengatakan hasil tes antigen jemaah haji kloter tujuh semua non reaktif. 

Dari, tujuh kloter Debarkasi Banjarmasin hanya satu yang positif Covid-19 dengan dibuktikan dari hasil PCR namun hanya bergejala ringan.

"Kemarin ada dua orang yang kami temukan reaktif antigen. Tapi begitu dites PCR, hanya satu yang positif," katanya.

Sementara itu, satu orang yang sakit berasal dari Kabupaten Barito Kuala (Batola), hingga saat ini belum bisa dipulangkan ke Indonesia karena masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.

"Masih dirawat di Rumah Sakit King Abdullah karena sakit jantung. Kemungkinan akan ikut pulang dengan keloter dari daerah lain," katanya.

Mobil penjemput Haji di Landasan Ulin Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan kalsel Selasa (02082022).
Mobil angkutan umum disewa rombongan penjemput saat diparkir di area Asrama Haji di Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (2/8/2022).

Selain itu juga ada jemaah yang kini juga dirawat di RSUD Ratu Zalecha Martapura. "Sakit, tapi bukan Covid-19," pungkas Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, HM Tambrin.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved