Berita Kabupaten Banjar

Warga Trauma Lihat Atap Toko Terbang Dekat Rumah di Jingah Habang Ilir Kabupaten Banjar

Atap toko terbawa angin kencang atau puting beliung dan ambruk dekat permukiman membuat warga trauma di Desa Jingah Habang Ilir, Kabupaten Banjar.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID
Atap bangunan toko sembilan pintu di tanah, setelah terbawa angin kencang, di kawasan Kompleks Fitria Jaya Residance Blok Permata Fitria Indah, Desa Jingah Habang Ilir, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan , Selasa (2/8/2022) sekitar pukul 15.00 Wita. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Muslimah adalah saksi mata yang melihat ganasnya angin kencang menerbangkan atap bangunan toko di depan rumahnya, Selasa (2/8/2022) sekitar pukul 15.00 Wita.

Atap baja bangunan toko sembilan pintu itu berada di kawasan Kompleks Fitria Jaya Residance Blok Permata Fitria Indah, Desa Jingah Habang Ilir, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Link video puting beliung: https://www.facebook.com/bpostonline/videos/814483553258190/

Usai disapu angin kencang atap bangunan toko yang masih dalam proses pembangunan itu jatuh di depan halaman rumahnya.

"Saya hanya berdua dengan anak saya Syafik. Suami sedang bekerja. Saya buat video untuk dikirim ke suami agar diteruskan dengan pengembang," katanya ditanya sejumlah wartawan.

Baca juga: Terjadi Dugaan Kejahatan Skimming Tabungan Nasabah, Bank Kalsel Lapor ke Polda Kalsel

Baca juga: Ditangkap Bawa 10 Kg Sabu di Batola Kalsel, Dua Kurir Ini Diduga Dikendalikan Narapidana Lapas

Baca juga: Bertingkah Mencurigakan, Pria Diduga Selebgram Banjarmasin Ini Sembunyikan Ekstasi Dalam Mulut

Muslimah mengaku masih belum hilang rasa kagetnya. Dia merasa tenang begitu cuaca hujan disertai angin mereda dan cerah.

Pantauan Banjarmasinpost.co.id, di kawasan hunian itu memang jaraknya berjauhan dari lokasi atap bangunan toko yang terbang.

Hingga berita ini diturunkan, atap itu belum dibenahi pekerja bangunan toko dan masih menutupi akses lalulintas penghuni rumah. 

Sebagian warga kompleks mendatangi lokasi peristiwa karena penasaran melihat langsung kondisi atap toko yang terbang tersebut.

Samsul bersama istri dan anaknya dari blok sebelah mengaku peristiwa itu viral karena video atap toko terbang itu beredar di kalangan warga kompleks. "Saya berharap bencana angin kencang tidak terjadi lagi," katanya.

Baca juga: Mobil Tabrak Tiang dan Gerbang Ponpes Al Falah Banjarbaru, Sopir Luka di Kaki

Baca juga: Polisi Ungkap Penyebab Laka Maut yang Renggut Nyawa Pengendara Roda Dua di Landasan Ulin Banjarbaru

Baca juga: Jalan Batulicin-Kandangan Longsor, Kasatlantas Polres Tanbu Minta Pengendara Berhati-hati

Samsul mengakui kawasan hunian 1.000 rumah KPR Bersubsidi itu belum ditanami pepohonan. 

"Kalau ada pepohonan untuk memecah jalan angin," harapnya.  Berdasarkan catatan Banjarmasinpost.co.id, peristiwa serangan angin kencang yang menerbangkan atap baja itu sudah kali kedua.

Sebelumnya, sekitar  lima rumah di Kompleks Fitria Jaya Residance, Desa Jinggah Habang Ilir, Kecamatan Karangintan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalsel, Kamis (28/10/2021) sekitar pukul 16.00 waktu setempat.

Paling parah rumah hunian yang ditinggali Ipit. Atap rumahnya yang terbang. Kendaraan roda dua miliknya rusak ditimpa bangunan. 

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved