Berita Banjarmasin

Cegah Penyebaran Virus PMK Lewat Alas Kaki, Pelabuhan Trisakti Dipasang Karpet Disinfektan

Mengantisipasi penyebaran Virus PMK, kini di Terminal Penumpang Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, dipasang karpet disinfektan

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
BKP Kelas I Banjarmasin untuk Bpost
Pemasangan karpet disinfektan di Terminal Penumpang Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Saat ini kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kalsel di klaim relatif terkendali, oleh Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas I Banjarmasin.

Meski demikian sebagai langkah antisipasi, di Terminal Penumpang Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, dipasang karpet disinfektan.

Karpet berwarna merah itu dipasang guna membasmi virus PMK, yang menempel dari alas kaki para penumpang.

"Kami menilai langkah ini cukup efektif, karena setiap penumpang baik yang datang maupun berangkat, mereka melewati karpet tersebut," kata Subkoordinator Karantina Hewan BKP Kelas I Banjarmasin, drh Isrokal, Rabu (3/8/2022).

Baca juga: Cegah Virus PMK Masuk Kalsel, Begini Saran Dosen Peternakan ULM

Baca juga: Terdampak Merebaknya Virus PMK, Harga Sapi di Batola Naik

Baca juga: Tanahlaut Masih Zona Merah PMK, Kadisbunak Kalsel Targetkan Pekan Ini Geser ke Zona Hijau

Selain pemasang karpet, untuk mencegah penularan PMK di Kalsel, drh Isrokal mengaku melakukan berbagai tindakan.

Di antaranya meningkatkan pengawasan kepada hewan rentan PMK, seperti Sapi, Kerbau, Kambing, dan Domba.

"Kami juga melakukan sterisasi pada kapal ternak dan alat angkut. Kami pastikan sampai sekarang tidak ada hewan dengan gejala PMK yang masuk ke Kalsel," ujarnya.

Adapun pemasangan karpet tersebut pada pintu keberangkatan dan kedatangan, di Terminal Penumpang Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Baca juga: Tangkal PMK, Disnak Keswan Tanahlaut Lakukan Desinfektan Massal di Trans Plasma Ujung Batu

Karpet tersebut secara rutin akan disemprot dengan cairan disinfektan, sampai tidak ada lagi laporan adanya kasus PMK.

"Semoga dengan ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, agar bisa mendapatkan hewan sehat dan layak konsumsi," ucapnya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved