Berita Banjar

Jalan Desa Sungai Lakum Kabupaten Banjar Hancur Bak Bubur, Pengendara Kerap Terjatuh

Aspal jalan Desa Sungai Lakum Kabupaten Banjr sudah menyatu dengan tanah berlumpur sisa guyuran hujan deras sehari sebelumnya.

Penulis: Noor Masrida | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/noor masrida
Jalanan di kawasan Desa Sungai Lakum, Tatah Amuntai, RT 1 Kecamatan Kertak Hanyar kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Jalanan di kawasan Desa Sungai Lakum, Tatah Amuntai, RT 1 Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan terpantau sangat memprihatinkan.

Begitu memasuki Jalan Tatah Amuntai lewat Jalan A Yani km 10, pengendara motor maupun mobil tak bisa cepat memacu tunggangan mereka.

Lubang-lubang jalan tampak menganga, sebagiannya tergenangi air, membuat siapapun yang melintas harus berhati-hati.

Kondisi jalan rusak tersebut terjadi lebih dari 2 kilometer ke dalam.

Baca juga: Jalan Longsor di Alat Kabupaten HST Sudah Disiring, Warga Berharap Jalan Rusak Juga Diaspal

Baca juga: Cuaca Membaik, Jalan Longsor Eks Hauling Menuju Dusun 5 Bukitmulya Tanahlaut Diperbaiki

Bahkan, sekitar 100 meter di antaranya seperti bubur.

Aspal jalan sudah menyatu dengan tanah berlumpur sisa guyuran hujan deras sehari sebelumnya.

Syafrudin Ahmad, warga setempat menyebutkan, jalanan seperti bubur itu sudah tak asing lagi dilihatnya.

Setiap hujan deras terjadi, pastilah akan membuat jalanan licin dan berlumpur.

"Tidak sekali dua kali saya bantu orang yang jatuh, entah itu yang menghindari lubang, atau akibat jalan berlumpur dan licin," ujar Syafrudin, Kamis (4/8/2022)

Baca juga: Begini Pengakuan Sopir Trailer yang Sebabkan Terseretnya Tali Pancang Jembatan Gantung di Tabalong

Baca juga: Gedung di SDN Antasan Besar 7 Miring, Rombongan Anggota DPRD Banjarmasin Berencana Meihatnya

Apalagi, jalanan itu juga menjadi akses ke sejumlah fasilitas publik seperti sekolah hingga kantor desa.

Dikatakan Syafrudin, rusaknya jalan tersebut sudah berlangsung sejak lebih dari setahun ke belakang.

Utamanya pasca banjir besar yang terjadi di awal 2020 lalu.

Hal senada juga dikatakan Eli, ketua RT 1. Tak sedikit pengedara yang mengalami kecelakaan di jalanan tersebut.

"Perbaikan belum ada sampai sekarang, paling-paling ditambal dengan batu beberapa karung, lama kelamaan ya kembali rusak lagi," ceritanya.

Dirinya pun berharap, akan ada perbaikan jalan secepatnya di kawasan tersebut.
Mengingat banyak sekali terjadi kecelakaan oleh pengendara yang melintas.

Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved