Breaking News:

Berita Tapin

Kena Razia di Karawang, Dua Calon Tenaga Kerja Asal Kabupaten Tapin Dipulangkan

Dua orang tenaga kerja asal Tapin, Kalsel, terjaring razia di Karawang, Jabar, sebelum berangkat ke Arab Saudi dan dipulangkan BP2MI Banjarbaru.

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Alpri Widianjono
WARTAKOTA
Rumah penampungan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Dua Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) isal Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), terjaring razia petugas gabungan di Karawang, Jawa Barat (Jabar).

Dua CPMI asal Kabupaten Tapin itu pun tak jadi berangkat ke luar negeri, disebut-sebut ke Arab Saudi.

Diketahui, dua orang CPMI tersebut adalah N (40) dan S (39), berasal dari Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin, Kalsel.

Kepala UPT BP2MI Banjarbaru, Amir Hakim Abdi Sihotang, saat dikonfrimasi, membenarkan hal tersebut.

"Benar. Sudah dipulangkan dan saat ini masih di Kantor BP2MI Banjarbaru," jelasnya.

Baca juga: Jembatan Gantung di Tabalong Ambruk, Rumah Warga Rusak Tertimpa Tiang Ulin

Baca juga: BREAKING NEWS - Jembatan Gantung di Tabalong Ambruk, Tali Pancang Tersangkut dan Terseret Trailer

Totalnya ada 7 orang dan dua orang di antaranya dari Kabupaten Tapin. Mereka dijemput tim BP2MI bersama Disnaker Provinsi Kalsel dan Dinas PPPA Kalsel di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

"Mereka terjaring razia di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Tujuan mereka ke Arab Saudi," jelasnya.

Tujuh orang itu dibawa ke shelter PMI di Kantor BP2MI Banjarbaru untuk diinapkan selama satu malam.

"Hari ini akan dimintai keterangan dan juga rehabilitasi psikologi oleh Dinas PPPA Kalsel. Kemudian, dikembalikan ke daerah asal masing-masing," lanjutnya.

Ia mengatakan untuk kepulangan tujuan Kabupaten Tapin akan difasilitasi oleh Dinas PPPA Kabupaten Tapin.

Baca juga: Taman Jahri Saleh Banjarmasin Memprihatinkan, Kandang Rusa Tergenang, Fasitas Bermain Karatan

Baca juga: Tinjau Pembangunan Mako Polda Kalsel di Banjarbaru, Kapolda: Sudah Capai 30 Persen

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tapin, Hj Fauziah, menyebut ada calo dalam kejadian ini.

"Posisi mereka masih di Banjarbaru. Hasil pemeriksaan sementara, ada calo yang memberangkatkan mereka," jelasnya.

Atas keberadaan calo itu, maka pihianya akan menindaklanjuti.

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus  Sene)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved