Berita Banjarbaru

Anak Inklusi Berbakat Istimewa Paling Banyak di Banjarbaru

Berdasarkan data Disdik Kota Banjarbaru jumlah anak inklusi yang ada di tingkat SD 154 orang, sementara di tingkat SMP ada 51 orang.

Penulis: Milna Sari | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Suasana Saat siswa SD Loktabat Selatan latihan mengerjakan USBN. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kota Banjarbaru semakin banyak menerima peserta didik inklusi.

Setelah semua sekolah diwajibkan bisa menerima anak inklusi, jumlah peserta didik dengan penanganan khusus ini semakin naik.

Berdasarkan data Disdik Kota Banjarbaru jumlah anak inklusi yang ada di tingkat SD 154 orang, sementara di tingkat SMP ada 51 orang.

"Jumlah itu tersebar di banyak sekolah di Banjarbaru baik yang negeri maupun swasta," ujar Kadisdik Kota Banjarbaru, Dedy Sutoyo Jumat (5/8/2022).

Baca juga: Emergency GTM Fire and Rescue Evakuasi Ular Kobra daru Dapur Rumah Warga Jalan Golf Banjarbaru

Baca juga: Pelatihan Posyantek di Banjarbaru Telurkan Produk Bersaing

Menarik, jumlah anak dengan bakat istimewa sejak lahir bahkan mendominasi yakni ada 48 orang di tingkat SD dan 18 di tingkat SMP.

Berbeda dengan jumlah kriteria anak inklusi lain misalnya autis dan narkoba yang jumlahnya jauh di bawah.

Memiliki bakat istimewa jelas Dedy termasuk dalam anak inklusi karena perlu penanganan dari guru khusus.

Anak dengan bakat istimewa biasanya memiliki kelebihan yang lebih cepat dibandingkan anak lain.

"Misalnya kelas 1 SD sudah bisa perkalian, sudah bisa membaca atau teknis yang dia tidak diajarkan atau bisa sendiri dengan bakat yang bawa sejak lahir, anak seperti ini penanganannya tidak bisa sama dengan anak yang lain," jelasnya.

Setiap sekolah ujarnya wajib menerima 17 kriteria anak inklusi mulai dari narkoba, indigo, cerdas dengan IQ tinggi, hingga autis dan dwon syndrome.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved