Berita Banjarmasin

DBD di Banjarmasin Sudah Mencapai 34 Kasus hingga Juli 2022

Angka kasus DBD yang disebabkan oleh Aedes Aegypti ini di Banjarmasin terus menunjukkan peningkatan.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Kepala Dinkes Banjarmasin, M Ramadhan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tidak hanya Covid-19, warga Banjarmasin juga harus mewaspadai ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD).

Angka kasus DBD yang disebabkan oleh Aedes Aegypti ini di Banjarmasin terus menunjukkan peningkatan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, angka kasus DBD sudah menembus 34 kasus hingga Juli 2022.

"Awalnya di Januari hanya tiga kasus, kemudian terus bertambah hingga Juli sudah lebih dari 30 kasus," ujar Kepala Dinkes Banjarmasin, M Ramadhan, Jumat (5/8/2022).

Baca juga: Selain Lonjakan Covid-19, Ancaman Demam Berdarah Dengue Juga Muncul di Banjarmasin

Baca juga: Tim Pengawasan DLH Banjarmasin Cari Sumber Bau Tak Sedap di Kawasan SDN Antasan Besar 7

Disinggung mengenai penyebab meningkatkan angka kasus DBD ini, Ramadhan menduga dikarenakan faktor cuaca.

Saat ini di Banjarmasin sedang memasuki masa pancaroba, bahkan kerap terjadi hujan yang begitu deras sehingga menimbulkan banyaknya tempat yang bisa tergenang air hingga berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk Aedes Aegypti.

"Memang saat ini sedang musim pancaroba, dan hal tersebut menyebabkan nyamuk yang menjadi pencetus DBD ini meningkat," katanya.

Selain menangani warga yang diserang DBD, Dinkes Banjarmasin sendiri lanjut Ramadhan sudah melakukan berbagai upaya pencegahan.

Baca juga: Siswa SMPN 3 Paringin Wakili Kalsel pada OSN Tingkat Nasional

"Melalui puskesmas-puskesmas kita sudah melakukan fogging, terlebih di kawasan yang ditemukan ada kasus DBD," jelasnya.

Di samping itu, Ramadhan mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi melakukan pencegahan melalui 3 M yakni Menguras tempat penampungan air, Menutup tempat penampungan air dan Mengubur barang bekas.

"Kemudian tidur menggunakan kelambu untuk menghindari gigitan nyamuk," pungkasnya.

( Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved