Berita Banjarbaru

Emergency GTM Fire and Rescue Evakuasi Ular Kobra daru Dapur Rumah Warga Jalan Golf Banjarbaru

Perlu 30 menit bagi anggota Emergency GTM Fire&Rescue mengevakuasi ular kobra dari dapur rumah warga di Jalan Golf Banjarbaru.

Penulis: Milna Sari | Editor: Eka Dinayanti
istimewa/habibie
Ularkobra dievakuasi anggota Emergency GMT Fire and Rescue 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ular kobra kembali meresahkan warga Banjarbaru, kali ini ular ditemukan di dapur warga di Jalan Golf Wengga, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru Kamis (4/8/2022) malam.

Ular dengan panjang sekitar 1 meter tersebut berhasil diamankan Emergency GTM Fire&Rescue di dapur di sebelah lemari.

Anggota Emergency GTM, Habibi mengatakan pihaknya mendapat panggilan dari warga untuk mengevakuasi ular dirumahnya.

"Iya via telpon lewat 01 GTM, ular tersebut ular liar yang naik ke rumah warga," sebut pria dengan nomor register 06 di GTM Fire&Rescue tersebut.

Baca juga: Pelatihan Posyantek di Banjarbaru Telurkan Produk Bersaing

Baca juga: Rumah Singgah Bukti Nyata Kepedulian Pemko Banjarbaru bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial

Habibie menambahkan, dalam sebulan Emergency GTM Fire&Rescue mengevakuasi 2 hingga 3 ular tiap bulannya.

"Cukup banyak, dalam sebulan ini 2 hingga 3 kali mengevakuasi ular, pernah paling panjang 5 meteran, pun dengan binatang lain kami juga bisa tinggal hubungi saja," tambahnya.

Proses evakuasi ular yang diduga masih anakan tersebut tak sulit.

Hanya sekitar 30 menit pencarian, ular langsung ditangkap dengan alat seadanya.

Lingkungan rumah atau tempat tinggal yang tidak bersih dan banyak dihuni tikus, menurut Habibi menjadi tempat yang paling disukai ular.

Baca juga: Juarai Lomba Desain Mesin TTG se-Kalsel, Ini Keunggulan Mesin Giling Padi Portabel Petani Tanahlaut

Baca juga: Pencocokan Data Masih Belum Klop, Mediasi Pasar Batuah Banjarmasin Belum Bisa Dilaksanakan

"Kota Banjarbaru ini kan berkembang, sudah banyak pembangunan, jadi otomatis tempat ular itu kan terganggu dan ular mencari tempat baru. Nah di satu sisi, banyak tempat tinggal yang tidak diperhatikan kebersihannya, kemudian dihuni tikus yang jadi mangsa ular, sehingga mengundang ular datang," bebernya.

"Ditambah cuaca yang belakangan sering hujan, dampak hujan dan banjir itu kan membuat tempat tinggal ular terganggu juga, kemudian mencari tempat baru, jadi ini sebab sekarang banyak ditemui ular di sekitar rumah dan tempat tinggal," tambahnya.

Habibie mengimbau masyarakat agar terus menjaga kebersihan lingkungannya.

Sebab, cuaca yang sering hujan membuat ular datang ke daerah permukiman warga.

Banjarmasinpost.co.id / Milna

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved