Berita Banjarmasin

 Akui Kelola Limbah Armani, Perumda PALD Selalu Ingatkan Keamanan Penampungan

Manajer Perumda Pengolahan Air Limbah Domestik (PALD) Banjarmasin akui kelola limbah domestik Armani Executive Club Banjarmasin

Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat
Genangan air di samping bangunan SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin dan gedung Armani Executive Club, Senin (8/8/2022).Kepala SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin, Widarini Febrianingrum melihat genangan air yang menimbulkan bau tak sedap. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Manajer Teknik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pengolahan Air Limbah Domestik (PALD) Banjarmasin, Deris Kusdinar membenarkan bahwa pihak Armani Executive Club Banjarmasin memang mengkerjasamakan pengelolaan limbah domestik kepada pihaknya.

"Benar limbahnya kami yang menangani, sejak tahun 2021 lalu," ucap Deris, Senin (8/8/2021) petang.

Menurutnya, limbah dari Armani Executive Club Banjarmasin dikelola pihaknya secara mobile.

Limbah dari Armani, sambungnya, mereka ambil empat kali dalam sebulan.

Baca juga: Kunjungi SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin, GM Armani : Tak Ada Limbah Keluar dari Gedung Kami

Baca juga: Tinjau SDN Antasan Besar 7, Camat Banjarmasin Tengah Temukan Pembuangan Limbah di Belakang Sekolah

Baca juga: Minta Sekolah Segera Diperbaiki, Orangtua Murid SDN  Antasan Besar 7 Takut Bangunan Roboh Tiba-Tiba

Deris menambahkan, limbah yang dikelola pihaknya itu adalah limbah domestik dari kegiatan hotel. Misalnya kegiatan dapur dan kamar mandi.

"Selama bekerjasama dengan kami memang tidak pernah ada lagi kendala," ungkapnya.

Tapi memang, diakui Deris, awal-awal sebelum kerja sama dengan pihaknya, pernah mendengar ada keluhan dari warga sekitar terkait limbah. 

"Namun tidak terdengar lagi ada keluhan sampai sekarang, dan yang paham soal keluhan dan monitoring itu ada ditangani oleh DLH Banjarmasin waktu itu," imbuhnya.

Di samping melakukan kerja sama dengan Perumda PALD Banjarmasin, menurut Deris pihaknya juga selalu mengingatkan agar pihak hotel memerhatikan keamanan penampungan limbahnya.

"Kami mengingatkan, penampungan harus safety dan tidak ada rembesan. Sementara ini kami lihat tidak ada rembesan dan kami anggap aman," pungkasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved