Religi

Jadwal Buka Puasa Asyura 10 Muharram 1444 Hijriyah, UAH Beberkan Doa Sebelum Menyantap Hidangan

Jadwal buka puasa Asyura 10 Muharram 1444 Hijriyah wilayah Banjarmasin. Ustadz Adi Hidayat beberkan tentang doa buka puasa Asyura.

Penulis: Mariana | Editor: M.Risman Noor
banjarmasinpost.co.id/aya sugianto
para ibu dibantu kaum lelaki memasak sajian bubur sebagai tradisi 10 Muharam 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Jadwal buka puasa Asyura 10 Muharram 1444 Hijriyah wilayah Banjarmasin. Ustadz Adi Hidayat beberkan tentang doa buka puasa Asyura.

Dirilis dari https://www.jadwalsholat.org, jadwal berbuka puasa Asyura hari ini 8 Agustus 2022 pukul 18.29 Wita.

Namun sebelum berbuka puasa Asyura, Ustadz Adi Hidayat menjelaskan doa berbuka Puasa Asyura, Senin (8/8/2022).

Sebagaimana diketahui, umat muslim dianjurkan melaksanakan ibadah Puasa Asyura setiap 10 Muharram setiap tahun.

Sehari sebelumnya telah dilaksanakan Puasa Tasua pada 9 Muharram. Hal ini dilakukan untuk menyelisihi kaum Yahudi.

Hal yang dinantikan saat seharian berpuasa adalah tibanya waktu berbuka yang ditandai kumandang adzan maghrib.

Baca juga: Video Tradisi Untuk Anak Yatim Piatu di Hari Asyura di Kecamatan Haur Gading HSU Kalsel

Baca juga: Macam Shalat Sunnah dan Manfaatnya, Berikut Penjelasan Ustadz Khalid Basalamah

Kaum muslim yang melaksanakan puasa baik wajib maupun sunnah, menahan makan dan minum di siang hari, diakhiri berbuka pada petang hari atau terbenamnya fajar.

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW doa berbuka puasa lebih tepat dibaca saat waktu adzan berkumandang atau waktu berbuka tiba.

"Kita ambil salah satu yang jarang diperdebatkan hadist riwayat At-Tirmidzi nomor hadist 2357 riwayat sahabat Ibnu Omar," terang Ustadz Adi Hidayat dikutp Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Adi Hidayat Official.

Hadist tersebut adalah sebagai berikut:

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

'Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah'

Artinya: "Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah (jika Allah menghendaki)."

Dari hadist tersebut terdapat dua pendapat tentang cara makan dan berdoa bagi umat muslim.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved