Fakultas Kedokteran ULM

Siapkan Diri sebagai OSCE Center di Kalsel, Keperawatan FK ULM Selenggarakan Pelatihan OSCE Nasional

Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat melengkapi metode pengujian kompetensi klinik secara objektif.

Editor: Eka Dinayanti
Fakultas Kedokteran ULM
Foto bersama Narasumber dan Peserta Pelatihan OSCE Nasional. 

BANJARMASINPOST.CO.ID – Fakultas Kedokteran(FK) Universitas Lambung Mangkurat selenggarakan pelatihan OSCE (Objective Structured Clinical Examination) Nasional selama dua hari, terhitung tanggal sejak tanggal 05 Juni 2022 hingga 06 Juni 2022 di Ruang Kuliah Besar (RKB) III-a dan Gedung Skills Lab PS. Kep. FK ULM.

OSCE merupakan metode untuk menguji kompetensi klinik secara objektif dan terstuktur dalam bentuk putaran stasion dengan waktu tertentu.

Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat melengkapi metode pengujian kompetensi klinik secara objektif.

OSCE menjadi syarat bagi calon tenaga Kesehatan professional termasuk keperawatan.

Pelatihan OSCE ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas dosen dalam melakukan evaluasi pembelajaran baik dari kognitif, afektif dan psikomotorik, sehingga dapat mempersiapkan mahasiswa dalam meningkatkan daya saing di dunia kerja nantinya.

Penyampaian Materi oleh Ns. Moh. Afandi, S. Kep., M. A. N., Ph. D. (C) (Hari Pertama).
Penyampaian Materi oleh Ns. Moh. Afandi, S. Kep., M. A. N., Ph. D. (C) (Hari Pertama).
(Fakultas Kedokteran ULM)

Pada hari pertama, terdapat 11 materi yang disampaikan oleh narasumber, diantaranya; Konsep dan Kebijakan tentang OSCE, Blueprint Uji Kompetensi Metode OSCE, Standar Profesi: KMK 2020, Manajemen Penyelenggaraan OSCE, Teknik Penyusunan Soal dan Review Soal OSCE, Penetapan Nilai Batas Kelulusan (Standar Setting), Penguji OSCE, Pelatih Klien Standar, Briefing Peserta Uji, Komponen Uji, Kesiapan Ruangan OSCE Center.

Pada hari kedua dilakukan simulasi sesuai dengan peran yang sudah dibagikan sebelumnya oleh panitia.

Terdapat 8 stasion yang terdiri dari 6 station uji dan 2 station istirahat.

Station uji ini diantaranya OSCE Risiko Perilaku Kekerasan (RPK), OSCE Resusitasi Jantung dan Paru (RJP), Perawatan Luka, Pemasangan Kateter Urin, Antenatal Care (ANC) dan Suction.

“Fungsi OSCE kedepannya akan diterapkan sebagai salah satu metode evaluasi uji kompetensi, baik sebagai uji praktik pada mata kuliah untuk mahasiswa Strata Satu (S1) akademik, ataupun pada ujian kompre pada mahasiswa profesi. Sebagai salah satu penilaian pada akreditasi Borang 9 Kriteria, pelatihan OSCE juga meningkatkan kualitas dosen demi mempersiapkan Program Studi Keperawatan FK ULM sebagai OSCE Center di Kalimantan Selatan,” terang Ns. Agianto, S. Kep., M. N. S., Ph. D. selaku Koordinator PS. Kep. FK ULM pada saat membuka acara.

Proses Pelaksanaan Simulasi OSCE Nasional (Hari Kedua).
Proses Pelaksanaan Simulasi OSCE Nasional (Hari Kedua).
(Fakultas Kedokteran ULM)

Peserta pelatihan OSCE ini diikuti oleh tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan mahasiswa yang berada di PS. Kep. FK ULM.

Seluruh peserta terdiri dari 28 dosen, 4 laboran, 1 admin, 1 Operator IT dan 8 peserta uji dari mahasiswa keperawatan.

Pemateri dalam pelatihan OSCE dari ACT(Acceleration of Consulting and Training) Center.

“Ada tiga hal yang kami tekankan sebagai tujuan pelatihan ini; (1) Penapisan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, (2) Menciptakan sistem ujian yang obyektif dan terstandard secara nasional, (3) Melengkapi ujian kompetensi dari segi psikomotor dan perilaku,” terang Ns. Moh. Afandi, S. Kep., M. A. N., Ph. D. (C) selaku narasumber pelatihan OSCE. (aol)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved