HST MUDA Makmur Unggul Dinamis

Bupati HST Sebut Tambang Manual di Mangunang Seberang Ilegal, Tegaskan Komitmen Tak Ada Penambangan

Pemkab HST tetap berkomitmen mempertahankan HST bebas dari penambangan batu bara di wilayah Pegunungan Meratus.

Penulis: Hanani | Editor: Eka Dinayanti
PROKOPIM HST
Tim gabungan dari unsur muspika Kecamatan haruyan saat melakukan pengecekan ke lapangan terkait aktivitas penambangan ilegal di Desa Mangunang Seberang, Kecamatan haruyan Kabupaten Hulu sungai Tengah Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Bupati Hulu Sungai Tengah H Aulia Oktafiandi menegaskan, penambangan secara manual di Desa Mangunang Seberang Kecamatan Haruyan, adalah ilegal atau tak berizin.
Aulia pun memastikan, Pemerintah Kabupaten HST sampai saat ini tetap komitmen tidak melakukan penambangan di Bumi Murakata dan telah melaksanakan rapat terbatas serta memanggil pejabat terkait untuk menyikapi hal tersebut.

Hasil rapat tersebut di antaranya memerintahkan kepada Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan, Kasatpol PP dan Camat Haruyan untuk berkoordinasi dan turun langsung mengecek fakta di lapangan.

"Kami Pemkab HST tetap berkomitmen mempertahankan HST bebas dari penambangan batu bara di wilayah Pegunungan Meratus. Termasuk penambangan secara manual ilegal di Desa Mangunang Seberang," tandasnya.

Ditegaskan pula, upaya yang dilakukan adalah bukti nyata bahwa tidak ada pembiaran oleh pemerintah Kabupaten HST.

Pihaknya telah melakukan upaya sesuai kapasitas dan kewenangan, sedangkan untuk proses hukum diserahkan kepada pihak kepolisian.

Apalagi hal tersebut sudah masuk unsur pidana dan pelanggaran ketertiban umum.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra H Ainur Rafiq mengungkapkan atas perintah Bupati tersebut, Camat Haruyan sudah melakukan komunikasi dan kordinasi dengan Forkopimcam Haruyan, melakukan cek lapangan dan sudah memberikan teguran kepada pemilik lahan untuk tidak lagi melakukan penambangan.

”Camat sudah menegur pembakal yang melakukan upaya di luar kewenangannya yaitu memberikan izin untuk jalan, pemakaian jalan umum untuk dilalui kendaraan batubara. Padahal kewenangan ini ada pada pemerintah kabupaten, tapi pernyataan pembakal ini sudah di cabut oleh yang bersangkutan yaitu Pembakal Teluk Masjid,” jelasnya

Sebagai antisipasi, sudah di pasang baliho peringatan kepada semua masyarakat agar tidak melakukan penambangan liar di wilayah manapun di kabupaten HST.

Upaya pengawasan dilakukan Satpol PP.

“Yang jelas Pemkab HST tidak memberi toleransi atas segala bentuk eksploitasi pertambangan batu bara,” pungkasnya

Sementara, Camat Haruyan Chairiah mengatakan langkah-langkah yang sudah dilakukan adalah berkoordinasi dengan Forkopimcam Haruyan.

"Kami juga sudah meninjau ke lokasi tambang, bertemu dengan pemilik lahan dan sudah menegur Pembakal Mangunang Seberang yang memberikan izin secara lisan," katanya.

Adapun langkah konkrit yang dilakukan jelas Camat pihaknya sudah memerintahkan Pembakal Teluk Mesjid untuk mencabut surat keterangan tidak keberatan jalan di lintasan batu bara. (AOL)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved