Kriminalitas Tabalong

IRT di Tabalong Nekat Gadaikan Mobil Rental, Dibekuk Polisi saat di Rumah

seorang ibu rumah tangga (IRT) modus menggadaikan mobil rental saat ini tengah ditangani Satreskrim Polres Tabalong.

Penulis: Dony Usman | Editor: Eka Dinayanti
Humas Polres Tabalong
polisi mengamankan HY (34), seorang IRT yang diduga gelapkan mobil rental  

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Dugaan penggelapan melibatkan seorang ibu rumah tangga (IRT) dengan modus menggadaikan mobil rental saat ini tengah ditangani Satreskrim Polres Tabalong.

Dalam kasus ini polisi mengamankan IRT yang jadi pelaku, HY (34), warga Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin, melalui, Kasubsi Penmas Sihumas Polres Tabalong, Aipda Irawan Yudha Pratama, Kamis (11/8/2022), membenarkan pelaku HY kini sedang jalani proses hukum karena dugaan penggelapan sebuah mobil.

“Satreskrim Polres Tabalong dipimpin oleh Kasat Reskrim Iptu Galih Putra Wiratama, mengamankan HY, Selasa (9/8/2022) sore.

Baca juga: Penyidik Polda Kalsel Usut Aset Bandar Arisan Tersangka Penipuan dan Penggelapan Inisial FB

Baca juga: Dugaan Penggelapan Investasi Trading Kerugian Rp 4 M, Korban di Banjarmasin Berharap Diusut Tuntas

HY diamankan di sebuah rumah di perumahan di kawasan Kelurahan Belimbing Raya, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong.

Dijelaskannya, dalam kasus ini, HY, diamankan karena diduga melakukan penggelapan mobil yang dirental dari SWN, di Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong, Selasa (2/8/2022).

Saat itu kepada pemilik mobil rental, pelaku HY menyebut akan menyewa hanya untuk dua hari.

Kemudian permintaan pelaku merental selama dua hari ini disetujui oleh korban
dengan harga sewa Rp 350 ribu perhari

Tetapi setelah sampai dua hari, mobil yang dibawa pelaku HY tidak ada dikembalikan sesuai perjanjian.

"Pemilik mobil mulai curiga setelah 6 hari mobil tersebut belum juga dikembalikan, sedangkan perjanjian awal hanya disewa selama 2 hari," katanya.

Merasa curiga, korban berusaha mengecek keberadaan mobil tersebut melalui pelacakan GPS.

Saat itu diketahui posisi mobil tersebut ternyata berada di Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong.

Baca juga: Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih ke Masyarakat, Bupati Tabalong Simbolis Serahkan ke Camat

Baca juga: Utuh Diyang Tanjung  Diajak Lebih Piawai Promosikan Pariwisata di Tabalong

Selanjutnya, saksi HA dan MI yang merupakan menantu korban mendatangi posisi mobil tersebut di Desa Maburai.

Ketika tiba di lokasi mobil milik korban memang ada ditemukan, tetapi tidak lagi bersama korban selaku penyewa.

Mobil korban malah berada di tempat RS, yang mengaku telah menerima gadai mobil tersebut dari pelaku HY.

Atas dasar itulah, korban yang merasa dirugikan kemudian melaporkan ulah pelaku HY ke Polres Tabalong.

Polisi yang mendapat laporan dugaan kasus penggelalan kemudian menindaklanjuti dengan serangkaian proses penyelidikan hingga akhirnya bisa mengamankan pelaku.

"Pelaku HY sudah diamankan di Polres Tabalong untuk proses hukum lebih lanjut dan turut disita 1 unit mobil minibus warna abu-abu metalik dan 1 lembar STNK," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/donyusman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved