Tajuk

PMK Vs Covid-19

Kesadaran peternak atau masyarakat terhadap bahaya PMK ini harusnya bisa ditiru untuk mencegah penyebaran wabah penyakit lain, seperti Covid-19.

Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id
Proses vaksin PMK di Bagus Farm, Desa Pulau Pinang, Kecamatan Binuang, Tapin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sempat merebak di Kalimantan Selatan, sempat bikin khawatir masyarakat karena menjelang Iduladha, pada Juli 2022 lalu.

Kondisi serupa sebenarnya juga terjadi di sejumlah wilayah di Tanah Air. Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sempat menetapkan status darurat PMK hingga 31 Desember 2022.

Kabar baik dari Kalsel, di bulan Agustus 2022 ini kondisi wabah PMK di Kalsel mengalami penurunan.

Bahkan, di Kalsel sudah zero case, atau tidak ada temuan kasus PMK lagi. Salah satu faktor keberhasilan Kalsel menekan PMK adalah gencarnya vaksinasi terhadap hewan ternak. Angka capaian vaksinasinya pun signifikan.

Data dari Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalsel, target 44 ribu hewan ternak yang divaksin tahap kedua bisa dicapai sebesar 59,19 persen atau 26.046 dosis per 8 Agustus 2022.

Kabar baik ini tentu saja jadi kabar yang sangat menggembirakan. Padahal, sebelumnya, tiga kabupaten di Kalsel yakni Hulu Sungai Utara (HSU), Hulu Sungai Tengah (HST) dan Tabalong jadi daerah rawan PMK.

Namun, sekarang, sudah menjadi zona hijau karena tiada lagi kasus PMK. Demikian pula di Tanahlaut yang sempat menjadi zona merah PMK, kini jadi focus Disbunnak Kalsel dalam pemberian obat-obatan, vitamin serta pemberian dosis vaksin tahap kedua.

Meskipun di Kalsel sudah nol kasus PMK, namun kewaspadaan, pengawasan serta penanganan PMK tetap harus dilakukan.

Apalagi di Indonesia belum sepenuhnya bebas dari wabah PMK dan status darurat penyakit hewan ini masih berlaku hingga akhir tahun.

Langkah Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas I Banjarmasin dengan tetap melakukan pembatasan lalu lintas keluar masuk hewan ke Kalsel adalah sudah tepat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved