Kejuaraan Dunia BWF 2022

Jadwal Main & TV Lokal yang Menyiarkan Turnamen Badminton Kejuaraan Dunia BWF 2022, Intip Faktanya

Di Indonesia, hak siar tayangan turnamen badminton BWF, termasuk Kejuaraan Dunia BWF 2022 dipegang oleh MNC Grup, MNC TV, Inews & Live Streaming RCTI+

Editor: Rahmadhani
Instagram PBSI
Pebulutangkis Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo berlatih jelang mengikuti turnamen badminton Kejuaraan Dunia BWF 2022. Berikut jadwal main turnamen badminton Kejuaraan Dunia BWF 2022 dan TV lokal Indonesia yang menyiarkan, dimulai 22 Agustus 2022 ini. 

TRIBUNKALTENG.COM - Berikut jadwal main turnamen badminton Kejuaraan Dunia BWF 2022 dan TV lokal Indonesia yang menyiarkan.

Jadwal turnamen badminton Kejuaraan Dunia BWF 2022 sendiri akan berlangsung pada 22-28 Agustus 2022 yang di Indonesia tayang lewat stasiun TV milik MNC Grup.

Seperti diketahui, di Indonesia, hak siar tayangan turnamen badminton BWF, termasuk Kejuaraan Dunia BWF 2022, dipegang oleh MNC Grup (Vision+, SPOTV, MNC TV, RCTI, dan INews TV).

Namun belum ada konfirmasi apakah nantinya MNC TV, INews TV atau RCTI yang akan menyiarkan turnamen badminton Kejuaraan Dunia BWF 2022

Sebagai informasi, hak siar turnamen BWF ini dipegang oleh MNC Group mulai tahun 2022 hingga tahun 2025.

Selain itu, Live Streaming Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022 nantinya juga bisa ditonton melalui aplikasi SPOTV Now dan YouTube BWF TV.

Kejuaraan Dunia 2022 bakal diselenggarakan di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang.

Ada anggapan bahwa diubahnya Kejuaraan Dunia dari semula turnamen triennial hingga kini menjadi tahunan telah menurunkan prestise dari kejuaraannya.

Tantangan yang dihadapi pemain tak lagi sama ketika kesempatan untuk berburu gelar tertinggi datang berulang-ulang dalam kariernya.

Untuk alasan yang sama medali emas Olimpiade, diselenggarakan empat tahun sekali, masih dianggap sebagai prestasi tertinggi yang bisa dicapai pemain tepok bulu.

Meski begitu, menjadi juara dunia bulu tangkis nyatanya tidak semudah yang dibayangkan. Pemain yang mendapat cap "terbaik" pun tak selamanya menang.

Jawara seperti Lee Chong Wei, Lee Yong-dae, Tai Tzu Ying, hingga Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo belum berhasil menaklukkan Kejuaraan Dunia walau berkali-kali mencoba.

Status unggulan pertama memang tak selalu menjadi jaminan untuk turnamen kelas 1 BWF (Federasi Bulu Tangkis) ini.

Seperti dilansir dari Bolasport, bila menilik lima edisi terakhir Kejuaraan Dunia, hanya ada delapan medali emas yang dimenangi unggulan pertama dari 25 keping yang tersedia di semua sektor.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved