Berita HSU

Jelang Musim Kemarau, Pembudidaya Ikan di HSU Kalsel Kurangi Pakan

Sebagian warga Kabupaten Hulu Sungai Utara memanfaatkan aliran sungai untuk budidaya ikan melalui ikan keramba.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: M.Risman Noor
banjarmasinpost.co.id
Pembudidaya ikan menggunakan sistem keramba di Hulu Sungai Utara. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Pada saat musim kemarau saat ini para pembudidaya ikan yang menggunakan aliran sungai untuk memelihara ikan perlu waspada. Karena debit air yang sedikit menjadikan cara merawat ikan berbeda.

Sebagian warga Kabupaten Hulu Sungai Utara memanfaatkan aliran sungai untuk budidaya ikan melalui ikan keramba dan pada saat musim kemarau seperti ini debit air memang lebih sedikit dibandingkan biasanya.

Para petani keramba yang menggunakan aliran air sungai untuk budidaya ikan memiliki cara agar ikan yang dipelihara tidak mati.

Biasanya pada saat debit air sungai surut maka kadar oksigen yang ada di air menitis dan hal ini membuat ikan bisa mati jika tidak dilakukan penanganan dengan tepat.

Baca juga: Hadiri HUT RI di Istana Merdeka Jakarta, Nakes Banjar Rooswidiawati Siapkan Pakaian Adat Banjar

Baca juga: Buruan, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 41 Telah Dibuka, Simak Cara Daftarnya

Salman salah satu petani ikan keramba yang menggunakan aliran sungai untuk memelihara ikan mengatakan sebenarnya pada saat musim kemarau air lebih baik dari pada musim hujan karena tidak bercampur dengan air hujan yang terkena pestisida dari lahan pertanian atau di lahan rawa.

Untuk kualitas air pada saat musim kemarau memang lebih baik namun memang kadar oksigen lebih sedikit dan dengan adanya sinar matahari terik membuat air sungai menjadi lebih panas dan mengurangi kadar oksigen.

"Cara pemberian makan pada saat musim kemarau dengan musim penghujan sangat berbeda jika saat air sungai sedang surut tidak boleh memberikan pakan ikan terlalu banyak hal ini bisa membuat ikan mabuk atau bahkan mati," ujarnya.

Para petani ikan memang sudah memiliki kiat atau trik sendiri agar menjaga ikan yang dipelihara tetap sehat hingga waktu panen tiba.

Jenis ikan yang dipelihara adalah ikan patin yang lebih kuat dalam menghadapi perubahan kualitas air, dialiran sungai Balangan, sungai Negara dan Sungai Tabalong ada beberapa titik yang mudah ditemukan adanya keramba apung di sekitar sungai. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved