Berita Olahraga
Sumpit, Senjata Tradisional Jadi Olahraga yang Digemari Warga Kalsel
Dulu sumpit digunakan sebagai senjata suku Dayak untuk berburu dan berperang, sekarang, menjadi cabang olahraga di beberapa kejuaraan besar.
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Olahraga tradisional sumpit kini mulai digemari warga Kalimantan Selatan (Kalsel).
Bukan hanya kalangan dewasa, melainkan juga remaja bahkan hingga usia anak-anak.
Dulu, sumpit digunakan sebagai senjata masyarakat pedalaman Kalimantan, khususnya suku Dayak untuk berburu dan berperang.
Namun sekarang, sumpit menjadi cabang olahraga (cabor) di beberapa kejuaraan besar.
Baca juga: Komunitas IUDB Gaungkan Sumpit di Batola, Siapa Saja Boleh Bergabung
“Sumpit boleh dibilang selevel dengan panahan, sehingga bukan hanya sebagai permainan lagi, tetapi sudah masuk kategori olahraga,” kata pegiat olahraga sumpit Banjarmasin, Faisal Embron, Senin (15/8/2022).
Meski hampir sama dengan panahan, namun menurut Faisal, tingkat memainkan sumpit lebih sulit.
Sebab selain harus piawai mengendalikan alat yang berukuran 150-250 centimeter, untuk memainkan sumpit juga perlu ketahanan napas.
Ditambah lagi feeling yang kuat.
Baca juga: Tunggu Kepastian Jadwal Porprov Kalsel XI 2022, Tim Panahan Banjarmasin Tetap Rutin Latihan
Di samping itu, Faisal menyatakan para pegiat sumpit di Kalsel terus melakukan sosialisasi pada setiap event besar, termasuk saat perayaan Hari Jadi Provinsi Kalsel ke-72, di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Minggu (14/8/2022).
Mereka ingin olahraga tradisional khas Banua ini lebih dikenal luas di masyarakat.
“Semoga generasi muda lebih mengenal dan mencintai olahraga sumpit, karena sayang bila orang Kalsel tidak menjag tradisi nenek moyang kita,” pesannya.
Binpres Persatuan Sumpitan Indonesia (Persumi) Kota Banjarmasin ini juga berharap olahraga sumpit bisa diperhatikan lebih serius oleh pemerintah.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Sejumlah-orang-memainkan-olahraga-tradisional-sumpit-di-GOR-Hasanudin-Banjarmasin.jpg)