Kriminalitas Batola

Besuk Tahanan Rutan Marabahan, Perempuan Ini Tepergok Sembunyikan 142 Butir Seledry Dalam Bra

Seorang pembesuk perempuan gagal menyelundupkan 142 butir obat Seledry yang disembunyikan dalam bra saat membesuk tahanan Rutan Kelas IIB Marabahan

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Hari Widodo
Humas Rutan Marabahan untuk BPost
Perempuan pembesuk ini tepergok petugas saat berupaya menyeludupkan 142 butir Obat Seledryl untuk tahanan di Rutan Marabahan, Senin (15/8/2022) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Seorang pembesuk perempuan  gagal menyelundupkan obat terlarang ke dalam Rutan Kelas IIB Marabahan.

Pembesuk perempuan itu, tepergok petugas rutan saat membawa 142 butir obat seledryl yang disembunyikan di dalam bra.

Kejadian tersebut berlangsung Senin (15/8/2022), saat jam besuk dibuka dan petugas mengadakan pemeriksaan setiap pembesuk yang datang. 

"Karena petugas dengan teliti memeriksa pembesuk, Akhirnya ditemukan obat seledryl tersebut sebanyak 142 butir," ucap Herry Muhammad Ramdan, Kepala Rutan Marabahan, Rabu (17/8/2022). 

Baca juga: HUT ke-77 Kemerdekaan RI, 142 Warga Binaan Rutan Marabahan Terima Remisi

Baca juga: Kurangi Kepadatan dalam Sel, Rutan Marabahan Mutasi 20 WPB ke Lapas Karang Intan dan Banjarbaru

Karutan pun membeberkan, 142 butir obat tersebut diselipkan di bra pengunjung yang datang membesuk. 

Menurut keterangan yang didapat dari perempuan pembesuk, obat tersebut diminta untuk mengobati batuk tahanan yang akan ditemui. 

Merasa tidak bisa dibenarkan dengan jumlah obat yabg banyak, petugas pun menyitanya. 

Pihak Rutan Marabahan pun dengan tegas memberikan peringatan keras kepada pembesuk dengan tidak bisa menjenguk selama satu bulan. 

Sedangkan tahanan yang mengintruksikan membawa obat tersebut diberikan sanksi berupa masuk sel selama enam hari. 

Baca juga: Ajak Jajaran Gowes Bareng, Kakanwil Kemenkumham Kalsel Pantau Kunjungan Tatap Muka Rutan Marabahan

"Kita selidiki juga, ternyata tahanan yang dikirimi ini terbelit kasus narkoba, mungkin itu yang mendasari permintaan itu," pungkas Herry. 

Sementara itu, diketahui obat Seledryl sendiri jika digunakan berlebihan, kandungan dextromethorphan dalam obat ini dapat menyebabkan perubahan penglihatan, detak jantung menjadi cepat, Selain itu juga bisa kesulitan bernapas, berhalusinasi, kejang, dan koma. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved