Berita Banjarmasin

Dinas Pariwisata Kalsel Gelar Pelatihan di Treepark, Bahas Implementasi CHSE

Pelatihan implementasi konsep CHSE bidang Pariwisata bagi ASN tahun 2022 diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, di hotel Treepark.

Editor: M.Risman Noor
banjarmasinpost.co.id
Kepala dinas pariwisata Kalsel Muhammad Syarifuddin berfoto bersama panitia pelaksana. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pelatihan implementasi konsep CHSE bidang Pariwisata bagi ASN tahun 2022 di selenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, di hotel Treepark, Banjarmasin, Kamis (18/8/2022).

Acara di ini dilaksanakan pada tanggal 18 sampai 20 Agustus 2022, adapun acara ini berkaitan dengan CHSE dalam bidang pariwisata.

CHSE, kepanjangan dari Cleanliness (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keamanan), dan Environment Sustainability (kelestarian lingkungan).

Kegiatan ini di hadiri oleh ASN bidang Pariwisata dan bidang Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di 13 Kabupaten dan Kota.

Muhammad Syarifuddin, Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan, mengatakan konsep CHSE ini sangat penting di terapkan dalam kepariwisataan seperti Hotel, Mall, Rumah Makan, Home Stay , Warungan, dan tempat wisata. Kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kelestarian lingkungan dari tempat-tempat tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat.

"Biasanya ini bagi pelaku usaha, akan tetapi dari pihak Kementerian saat ini mengambil para ASN untuk mengetahui apa sih arti dari CHSE, dan bagaimana dalam mengimplementasikannya," imbuhnya.

Menurut Syarifuddin, acara ini diselenggarakan juga mendatangkan dari narasumber dari pelaku pariwisata, dan juga lembaga yang mengeluarkan surat perijinan.

"Saat ini yang kita ingatkan kepada Sumber Daya Manusia nya bukan hanya pelaku usaha, tetapi juga dari pengelola dan menanganinya pun harus mengerti CHSE tersebut," jelasnya.

Syarifuddin mengatakan, selama tiga hari ke depan materi yang dipaparkan kepada peserta pelatihan ada berbagai macam, yaitu Regulasi perijinan dan pengawasan usaha, kebijakan pengembangan pariwisata provinsi, hingga standar SNI 9042:2021 CHSE. 

Ada juga terkait lembaga sertifikasi usaha pariwisata, skema sertifikasi SNI 9042:2021 CHSE, alur proses sertifikasi, proses audit sertifikasi, penggunaan logo sertifikasi, surveilance audit sertifikasi sampai post test.

Pemaparan standar SNI 9042:2021 CHSE dilakukan secara virtual oleh perwakilan Kementerian/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, selaku pembicara Agus Prinyono.

(Banjarmasinpost.co.id/Mia Maulidya)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved