Berita Hulu Sungai Tengah

Dinilai Berkelakuan Baik, 164 Warga Binaan Rutan Barabai Terima Remisi Satu Sampai Lima Bulan 

Dinilai berkelakuan baik 164 Warga Binaan Pemasyarakatan(WBP)  Rutan Kelas IIB Barabai mendapatkan Remisi Khusus di HUT Kemerdekaan RI ke-77

Penulis: Hanani | Editor: Irfani Rahman
Rutan Barabai untuk Banjarmasin Post.
Salah satu warga binaan mewakili rekan-rekannya yang mendapat remisi khusus. SK remisi diserahkan oleh Kepala Rutan Barabai Gusti Iskandarsyah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Remisi Khusus di HUT Kemerdekaan RI ke-77, diberikan kepada 164 Warga Binaan Pemasyarakatan(WBP)  Rutan Kelas IIB Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, di wilayah Kanwil Kemenkumham Kalsel.  Penyerahan SK Remisi Khusus itu  dilaksanakan pada 17 Agustus 2022 melalui perwakilan WBP usai upacara pengibaran bendera di Lapangan Dwiwarna. 

Kepala Rutan Barabai, Gusti Iskandarsyah, Sabtu (20/8/2022) menjelaskan, Remisi Khusus yang diberikan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) setelah melalui proses analisis  dengan sistem Penilaian Pembinaan Narapidana di Rutan Barabai.

Mereka yang diberikan Remisi Khusus dinilai berkelakuan baik selama menjalani masa pidananya dan memenuhi syarat administratif untuk diusulkan ke Direktorat Jendral Pemasyarakatan. 

"Sebenarnya kami  mengusulkan 180 warga binaan mendapatkan remisi.  Tapi yang telah turun SKnya baru 164 orang. Selanjutnya kami akan terus berkoordinasi dengan Dirjenpas untuk menyelesaikan remisi sisanya untuk di susulkan," jelasnya.

Baca juga: Keseruan Lomba Balogo di Hulu Sungai Tengah, Para Pelajar Semangat Rebutkan Hadiah Jutaan Rupiah  

Baca juga: Selain Menggeledah Kantor Mardani H Maming di Batulicin, KPK Juga Periksa Para Saksi di Polda Kalsel

Baca juga: Terpengaruh Miras, Oknum Mahasiswa di Banjarbaru Lakukan Pencabulan Anak, Ini Modusnya

Disebutkan, 32 orang mendapat remisi 1 bulan, 38 orang mendapat remisi 2 bulan, 46 orang mendapat remisi 3 bulan, 33 orang mendapat remisi 4 bulan. Sedangkan 15 orang mendapat remisi  5 bulan.

Remisi atau pengurangan masa hukuman diberikan oleh negara sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada WBP yang berkomitmen mengikuti program-program pembinaan yang diselenggarakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan sebagai bekal untuk siap secara mental, spiritual, dan sosial untuk kembali ke masyarakat.

(banjarmasinpost.co.id/hanani) 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved