Berita Kalsel

Pemuda di Kalsel Diajak Ikut Komando Cadangan, Masuk TNI Bisa Lebih Mudah

Puluhan siswa SMAN 3 Banjarbaru antusias menanyakan terkait komando cadangan (Komcad) Kementerian Pertahanan RI.

Penulis: Milna Sari | Editor: M.Risman Noor
banjarmasinpost.co.id
Kasiter Korem 101/Antasari Kolonel Kav Dicky Armunantho Mulkan mengajak kaum muda ikut daftar komando cadangan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Puluhan siswa SMAN 3 Banjarbaru antusias menanyakan terkait komando cadangan (Komcad) Kementerian Pertahanan RI.

Siswa bersama mahasiswa, organisasi pemuda, hingga ASN dan pegawai swasta mengikuti pembinaan sumber daya manusia untuk penguatan komponen pendukung pertahanan negara bagi warga lain unsur warga negara di Kalimantan Selatan Selasa (23/8/2022) di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel di Banjarbaru.

Saat ini terang Direktur Sumber Daya Pertahanan Direktorat Jendral Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Nasional, Brigjen TNI Fahrid Amran Selasa (23/8/2022) saat ini di Kalsel sudah merekrut dan membina 2500 komcad.

"Sekitar tiga bulan lalu, Alhamdulillah sudah merekrut dan membina 2500 komcad, jadi ini mau tutup masa pendidikan Komcad dan nanti akan kita geser ke Jawa Barat," ujarnya.

Komcad sendiri jelasnya adalah sebuah pasukan cadangan militer atau sebuah organisasi militer yang terdiri dari warga negara yang menggabungkan peran militer dengan karier sipil.

Baca juga: HEBOH BANGET : Pakai Baju Rombeng ke Diler, Kakek di Sragen Beli Mobil Pakai Sekarung Uang

Baca juga: Polisi Dalami Kasus 2 Pekerja Tewas Tertimpa Bangunan di Cindai Alus Kota Martapura

Setelah lulus dari seleksi, anggota komcad akan mengikuti pendidikan selama tiga bulan. Setelah itu dilepas ke masyarakat.

"Bagi mereka yang ingin masuk TNI Polri, juga bisa, atau mau masuk menjadi karyawan swasta juga bisa, karena Komcad ini untuk membentuk pribadi karakter dan berjiwa pemimpin, hasilnya akan berbeda antara yang pernah ikut komcad dan tidak," jelasnya.

Kasiter Korem 101/Antasari Kolonel Kav Dicky Armunantho Mulkan mengatakan antusiasme komcad di Kalsel saat ini masih lebih banyak untuk ASN dan karyawan swasta. Sementara untuk tingkat pelajar dan mahasiswa masih kurang.

Biasanya dimanfaatkan oleh anggota Satpol PP hingga perusahaan pengamanan.

"Untuk pelajar masih sedikit sekali, padahal pola rekrutmen dan persyaratan masuk komcad ini mirip saja dengan masuk TNI jadi bagi yang sudah pernah mengikuti seleksi komcad pasti akan lebih mudah saat mengikuti seleksi masuk TNI," ujarnya.

Komcad mata Kolonel Kav Dicky dibiaya oleh pemerintah atau gratis hingga perlengkapannya. Perusahaan swasta yang memanfaatkan Komcad ini mendapatkan pendidikan gratis bagi karyawannya.

Komcad diketahui bisa diikuti dari usia 18 hingga 35 tahun. (Banjarmasinpost.co.id / Milna Sari)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved