Berita Batola

Tumpahan Minyak HSFO di Sungai, Polres Batola Kalsel Masih Lakukan Penyidikan

Polres Barito Kuala belum membeberkan hasil penyelidikan air sungai yang tercemar minyak karena menunggu pemeriksaan dari DLH Kabupaten Batola.

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Alpri Widianjono
HUMAS POLRES BATOLA UNTUK BPOST
Tongkang yang posisinya miring hingga menumpahkan muatan berupa minyak HSFO ke sungai wilayah Kabupaten Barito Kuala dan juga Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINSPOST.CO.ID, MARABAHAN - Hampir dua pekan berlalu, pasca tumpahnya minyak jenis High Sulfur Fuel Oil (HSFO) di sungai,  jajaran Polres Barito Kuala ( Batola) belum bisa membeberkan hasil penyelidikan. 

Hal ini berkenaan proses penyelidikan masih berlangsung dan sambil menunggu rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batola terkait hasil uji BOD. 

"Sementara ini masih belum diketahui hasilnya, jadi belum bisa memberi keterangan. Nanti kita infokan lagi kelanjutannya," terang Kapolres Batola, AKBP Diaz Sasongko, saat dihubungi, Selasa (23/8/2022) sore.

Baca juga: DLH Banjarmasin Pantau Pembersihan Sungai Alalak yang Tercemar Minyak Tumpahan Kapal

Baca juga: Tim DLH Kabupaten Batola Ampil Sampel Air Sungai Tercemar Minyak Tumpahan dari Kapal

Baca juga: Viral Kisah Pengantin Terpaut Jauh Usia di HSU Kalsel, Kakek Rusli Tak Percaya Ijah Minta Dikawini

Baca juga: Penuntut Umum KPK Ajukan Banding Atas Vonis Terdakwa Korupsi Bupati HSU Nonaktif Abdul Wahid

Sejak tumpahan minyak meluber dan mencemari aliran sungai, lanjutnya,k sudah dilakukan penanganan. 

Yakni dengan menebar enceng gondok di kawasan tersebut sebagai media pengikat minyak di permukaan air. 

Pihaknya juga terus menjalin koordinasi dengan DLH Kabupaten Batola dalam penanganan insiden yang menyebabkan tumpahan minyak di sungai ini. 

( Banjarmasinpost.comid/MuhammadTabri)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved