Jhonlin Group

Jhonlin Group Bantu 1.400 Nelayan, PKL dan Guru Ngaji Dapatkan Program BPJS Ketenagakerjaan

Jhonlin Group melalui program CSR membantu 1.400 pekerja informal atau perkerja Bukan Penerima Upah (BPU) meliputi nelayan, pedagang kaki lima, fakir

Editor: Hari Widodo
Jhonlin Group
Jhonlin Group melalui program CSR membantu 1.400 pekerja informal perkerja Bukan Penerima Upah (BPU) meliputi nelayan, pedagang kaki lima, fakir miskin dan guru ngaji mendapatkan Program BPJS Ketenagakerjaan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANAH BUMBU – Jhonlin Group melalui program corporate social responsibility (CSR) membantu 1.400 pekerja informal atau perkerja Bukan Penerima Upah (BPU) meliputi nelayan, pedagang kaki lima, fakir miskin dan guru ngaji mendapatkan Program BPJS Ketenagakerjaan.

Khalied Abe, CSR Jhonlin Group mengatakan, tujuan program CSR Jhonlin Group (JG) kali ini untuk memberikan edukasi pentingnya sebuah perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja informal atau mereka yang bukan penerima upah.

"Selain itu, JG berupaya meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat dengan adanya manfaat yang diberikan dari BPJS Ketenagakerjaan, baik berupa santunan hingga beasiswa untuk dua anak,” imbuh Khalied Abe, di Tanah Bumbu, Kalsel, Selasa (23/8/2022)

Menurut Khalied, seluruh unit usaha di bawah JG masing-masing memberikan bantuan untuk 200 pekerja BPU sehingga total mencapai 1.400 orang.

Sebelumnya, penyerahan secara simbolis Program BPJS Ketenagakerjaan untuk para pekerja BPU ini telah dilakukan di kantor Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu pada 24 Juni 2022.

Para pekerja BPU itu mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan dengan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Manfaat perlindungan saat para peserta sedang mencari nafkah dan perlindungan berupa santunan jika peserta tutup usia. Selain itu adanya manfaat beasiswa sebesar Rp174 juta bagi dua anak (dari TK hingga Perguruan Tinggi),” papar Khalied.

Tak hanya itu, menurut Khalied, kemungkinan besar masih akan ada tambahan, mengingat masih banyak para pekerja informal yang rentan dalam pekerjaannya dan belum tercover BPJS Ketenagakerjaan dari beberapa profesi, seperti montir atau mekanik, pedagang sayur keliling, dsb.

Rajiman, salah satu pedagang kaki lima yang menerima bantuan BPJS Kesehatan menyatakan terima kasih kepada Jhonlin Group.

“Terima kasih kepada pihak perusahaan yang membantu kita, yang ibaratnya pegawai tanpa gaji. Program bantuan ini sangat baik karena bermanfaat sekali jika suatu saat ada kendala, jadi bisa membantu,” kata Rajiman.

Hal senada diungkapkan Mutmainah yang juga PKL.
“Alhamdulillah. Terima kasih atas bantuan Jhonlin Group untuk program JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Sementara itu, Murniati, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tanah Bumbu juga mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada JG yang telah membangun hubungan kemintraan yang harmonis dan strategis.

“Terima kasih BPJS Ketenagakerjaan mendapat kepercayaaan akan penyaluran program CSR dari perusahaan khususnya JG Group. Terima kasih juga telah mendukung dan mengedukasi program pemerintah di bidang Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, khususnya bagi para pekerja rentan di Kabupaten Tanah Bumbu,” kata Murniati.

Jhonlin Group melalui program CSR membantu 1.400 pekerja informal atau perkerja Bukan Penerima Upah (BPU).
Jhonlin Group melalui program CSR membantu 1.400 pekerja informal atau perkerja Bukan Penerima Upah (BPU). (Jhonlin Group)

Khalied Abe berharap program CSR JG berupa BPJS Ketengakerjaan ini bakal mengedukasi masyarakat dengan baik akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Termasuk adanya peran penting dari perusahaan melalui program CSR untuk membantu seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu,” pungkasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved