Kriminalitas Banjarmasin

Pengakuan GJ, Pria Alalak Selatan yang Diamankan Polsekta Banjarmasin Utara karena Edarkan Sabu

Pengedar sabu, yakni GJ, ditangkap Polsekta Banjarmasin Utara di elurahan Alalak Selatan RT 08 RW 01, Rabu (24/8/2022)

Penulis: Noor Masrida | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NOOR MASRIDA
Gelar perkara kasus sabu dengan tersangka GJ (50) di Polsekta Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimatan Selatan, Kamis (25/8/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tangan terborgol, wajahnya tertunduk. Pria berinisial GJ (50), warga Kelurahan Alalak Selatan RT 08 RW 01, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (25/8/2022), ini irit bicara. 

Kamis (25/8/2022), mengenakan baju oranye dirinya dihadirkan dalam rilis media bersama Kepala Polsekta Banjarmasin Utara, Kompol Agus Sugianto, didampingi Kanitreskrim, Ipda Sudirno. 

Barang bukti berupa paket-paket kecil sabu, serta uang sebesar Rp 100 ribu ditunjukkan sebagai barang bukti. 

Benda-benda inilah yang mengantarkan GJ ke bui sejak Rabu (24/8). Dia diringkus polisi di kediamannya dan saat penggeledahan tersebut, buruh ini tak bisa mengelak.

Baca juga: Insiden Nelayan Daha Kabupten Hulu Sungai Selatan Tertembak, Oknum Aipda F Diamankan Polres HSS

Baca juga: Irjen Ferdy Sambo Bakal Nikmati Dana Pensiun, Bila Kapolri Listyo Sigit Prabowo Lakukan Hal ini

Baca juga: NEWS UPDATE : Sebelum Jalani Sidang Etik, Irjen Ferdy Sambo Ajukan Pengunduran Diri

Di saku depan celananya terdapat paketan sabu juga uang tunai.  “Saat dilakukan penggeledahan di rumah pelaku, petugas mendapati 11 paket sabu seberat 0,48 gram di dalam kantong celana pelaku,” ungkapnya Kapolsekta kepada awak media. 

Kemudian, Kompol Agus membeberkan bahwa pelaku GJ sudah kurang lebih sudah 2 tahun berkecimpung dalam bisnis haram itu. “Pelaku ini bukan residivis, tapi sudah lama menjadi targer operasi (TO) kami,” bebernya. 

Di sisi lain, pelaku GJ pun juga sempat membuat pengakuan terkait mengedarkan barang haram ini. "Satu paket sabu yang berhasil dijual dapat keuntungan Rp 250-350 ribu," ceplosnya. 

Alasan dirinya berkecimpung di dunia hitam tersebut adalah karena himpitan ekonomi. Mengaku pula menerima narkoba dari seorang pria berinisial LT yang menurut polisi saat ini masih diburu.

Baca juga: Terlibat Tadah Motor Curian Aksi Oknum Polisi,  Pria Banjarmasin Ini Diringkus Polsek Lianganggang

Baca juga: Beraksi Rampas Motor Warga Banjarbaru, Dua Oknum Polisi Ini Gadaikan Motor di Banjarmasin Rp 2 Juta

"Beberapa kali dapat dari dia (LT) 2 gram, nanti dibagi-bagi (beberapa paket)," sambung GJ.

Ia pun mengedarkan barang haram tersebut di wilayah Kota Banjarmasin.

Pelaku GJ juga mengaku pernah menjadi narapidana sebelumnya karena terlibat kasus penganiayaan. 

( Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved