Ekonomi dan Bisnis

Sewa Sepeda Listrik Sepi, Pemilik Rental Ini Tutupi Cicilan Dari Jual Gorengan & Jasa Pijat

Jasa sepeda listriknya sepi, pemilik rental di Banjarmasin ini menutupi cicilan dari jual gorengan dan jasa pijat

Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat
Juminah membersihkan sepeda listrik miliknya yang terparkir di teras rumahnya, Kamis (25/8/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemilik rental sepeda listrik, Juminah (65) sedang dirundung murung. Akhir-akhir ini, penyewa sepeda listrik mulai berkurang. Padahal, masih banyak cicilan yang mesti dibayarkan. 

Tiap pagi atau ketika matahari terbit, perempuan yang tinggal di Jalan Antasan Raden Muara RT 31, Kelurahan Teluk Tiram, Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan itu punya kesibukan tambahan. Menjaga sepeda listrik yang disewakan agar tetap mengkilap. 

Dengan memakai kain berbahan lembut, dia dengan telaten membersihkan debu-debu yang menempel di badan sepeda. 

Selain sepeda listrik miliknya, terparkir juga satu sepeda listrik milik kelurga Juminah, sehingga totalnya ada lima sepeda yang terparkir rapi. Di depan rumahnya.

Baca juga: Pakai Sepeda Listrik Biar aman, Ini Tipsnya. 

Baca juga: Sepeda Listrik Marak, Dishub Tabalong Sosialisasikan Permenhub Terkait Penggunaannya

Juminah menceritakan, Awal mula ia membuka usaha rental sepeda listrik hanya satu unit, tepatnya pada bulan Maret 2022 lalu, Juminah mengambil keputusan berani untuk menambahkan beberapa unit sepeda listrik.

Bukan tanpa alasan, keputusan itu menurutnya diambil guna memenuhi kebutuhan penyewa yang semakin ramai, didominasi oleh anak-anak.

"Waktu awal-awal bulan puasa kemarin, sampai rebutan anak-anak di sini ingin menyewa, makanya saya berani untuk membeli lagi beberapa unit, sempat ramai beberapa saat, kebelakang mulai sepi, sampai sekarang," ujar Juminah, Kamis (25/8/2022) pagi, seusai memarkirkan sepeda listrik miliknya.

"Satu sampai dua orang penyewa saja sekarang sudah syukur, apalagi kalau seperti dulu ramainya, tenang saya, tidak pusing lagi memikirkan uang untuk bayar kreditan tiap harinya," lanjutnya.

Rupanya, Juminah membeli sepeda listrik itu tak semuanya kontan atau menggunakan uang miliknya sendiri, namun ia meminjam uang kepada seseorang untuk membeli sepeda listrik dengan cara dicicil tiap harinya.

"Sehari saya harus membayar cicilan Rp 50 ribu kepada si pemberi pinjaman. Sampai sekarang belum lunas, masih lama lagi baru lunas, bingung saya jadinya," ungkapnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved