BTalk

BTALK : Penyalahguna Narkotika Bisa Direhabilitasi, Ini Syaratnya

BBN saat ini sedang gencar melakukan restorative Justice bagi penyalahguna narkotika.Ini sebagai salah satu upaya penyembuhan penyalahguna narkotika

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Hari Widodo
capture Youtube BPost
Btalk : Penyalahguna Narkotika Bisa Direhabilitasi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Badan Narkotika Nasional (BBN) saat ini sedang gencar melakukan restorative Justice bagi penyalahguna narkotika. Ini sebagai salah satu upaya untuk penyembuhan penyalahguna narkotika. 

Pembahasan Restorative Justice Penyalahguna Narkoba dibahas pada BTalk Banjarmasin Post bersama Kepala BNNK HSS, Agus Winarti dan dipandu oleh Jurnalis Banjarmasin Post Mulyadi Danu Saputra. 

BTalk terkait Restorative Justice Penyalahguna Narkoba ditayangkan di tiga platfrom Banjarmasin Post, seperti Facebook, Instagram, dan juga YouTube.

Berikut petikan pembahasan dengan Kepala BNNK HSS, Agus Winarti :

Apa yang dimaksud dengan keadilan restoratif (Restorative Justice)?

Pendekatan yang menitikberatkan pada keseimbangan keadilan bagi pelaku dan korban. Misalnya korban menderita kejahatan bisa mendapat ganti rugi atau adanya perjanjian damai antara pelaku dan korban. 

Artinya ada kesepakatan antara korban dan pelaku. Mereka bersepakat untuk berdamai bagi pidana secara umum. Dengan keadilan restoratif pelaku tidak hukuman pidana penjara. 

Lalu bagaimana, mendapatkan keadilan restoratif bagi penyalahguna narkotika? 

Penyalahguna narkotika dulu lebih banyak dipidanakan. Nah, untuk menekan jumlah penghuni lapas dan rutan yang 60 hingga 70 persennya adalah kasus narkotika. 

Jumlah ini tidak dipilah antara pelaku atau yang terlibat jaringan seperti kurir, hingga pengedar. 

Overload saja menjadi permasalahan di lapas. Jika semua dipenjarakan dikhawatirkan adanya interaksi dalam jaringan dengan pengguna. 

Awalnya pengguna malah berpartisipasi menjadi jaringan narkotika. 

Apalagi ada lembaga dunia juga, mempertimbangkan hal ini. Seperti The United Nations Office on Drugs and Crime.

Bahkan mereka mendukung pecandu bisa dilakukan rehabilitasi dan tidak dipidanakan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved