Berita Kotabaru

Dishub Kotabaru Tak Mampu Menindak Angkutan Overkapasitas, Tak Punya PPNS

Ketiadaan PPNS menjadi kendala melaksanakan kegiatan dishub Kotabaru di lapangan, memberikan tindakan terhadap mobil angkutan yang melanggar aturan.

Penulis: Herliansyah | Editor: M.Risman Noor
Banjarmasinpost
Dishub Kotabaru melakukan pemeriksaan terhadap salah satu mobil truk yang melintas di jalan raya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kotabaru Khairian Ansyari mengatakan, pihaknya saat ini tidak memiliki Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) setelah PPNS sebelumnya telah memasuki purna tugas.

Menurut Khairian ketidakadaan PPNS menjadi kendala melaksanakan kegiatan di lapangan, memberikan tindakan terhadap mobil angkutan yang melanggar yaitu overkapasitas angkutan maupun overdimensi.

Sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Nomor 3 tahun 2012 tentang larangan angkutan tambang dan perkebunan melintad di jalan provinsi.

Khairian telah mengalokasikan anggaran, tahun ini untuk mendidik beberapa ASN (Aparatur Sipil Negara) Dishub sebagai PPNS.

"Saat ini masih menunggu penyelenggaraan diklat PPNS oleh lembaga yang berwenang," jelas Khairian melalui telepon genggamnya, Jumat (26/8/2022).

Bagaimana posisi sekarang tidak ada PPNS di lapangan?, jelas Khairian, yang bisa dilakukan saat ini bekerjasama atau melibatkan kepolisian Polres Kotabaru.

Baca juga: Kematian Pria di Desa Maburai Tabalong Diduga Akibat Sakit, Begini Kronologis Penemuan Almarhum

Baca juga: Warga Batola Kalsel Tewas di Rel Kereta Api Pekalongan, Pihak Keluarga : Bukan Penumpang Ilegal

"Ketika ada kegiatan di lapangan, misal ada razia melibatkan kawan-kawan di Polres Kotabaru. Itu solusi yang bisa dilakukan," katanya.

Melibatkan kepolisian paling tidak dapat menekan tingkat pelanggaran overkapasitas atau overdimensi. Sambil menunggu adanya pelaksanaan diklat, sehingga kebutuhan PPNS di Dishub terpenuhi.

Untuk itu, Khairian berharap penyelenggaraan diklat segera terlaksana sehingga Dishub Kotabaru dapat mengirimkan sumber daya manusia (SDM) untuk bisa menjadi PPNS.

"Empat orang direncabakan akan dikirim. Sambil menunggu informasi penyelenggaraan diklat oleh yang berwenang," ucapnya.

Optimistis Dishun kembali akan memiliki CPNS, karena mendapatkan dukungan bekup anggaran dari Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). (banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved