Kriminalitas Banjarbaru

Ayah 5 Kali Nodai Anak Kandung Berusia 15 Tahun Ditahan Polsek Liang Anggang Banjarbaru

Ayah nodai putri kandungnya sampai 5 kali ditangkap petugas Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
shutterstock
ilustrasi korban pencabulan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Entah apa yang merasuki DAK (38), warga Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Tindakan bejat yang sehari-harinya bekerja sebagai petani ini sudah dilakukan lima kali kepada putri kandungnya yang berusia 15 tahun.

Kepala Polsek Liang Anggang, AKP Yuda Kumoro Pardede, melalui Kasi Humas, Aipda Kardi Gunadi, Sabtu (27/8/2022),  mengatakan kejadian tersebut berhasil terungkap berkat laporan dari ibu kandung.

"Awal mula diketahui kejadiannya saat Rabu, 24 Agustus 2022, kemudian dilaporkan ibunya ke Polsek Liang Anggang," ujarnya.

Dibeberkan Aipda Kardi, kronologi kejadian tersebut bermula pada Rabu (24/8), saat itu korban sedang di kamar.

Baca juga: Rumah Ambles di Kelayan B Kota Banjarmasin, Penghuni Hanya Sempat Selamatkan Laptop

Baca juga: Terlibat Balap Liar di Kawasan Rantau Baru, Ratusan Pengendara Motor Digiring Ke Mapolres Tapin

Baca juga: Nasib Kakek 70 Tahun di Desa Jambu Baru Batola Misterius, Warga Lakukan Ritual Bagandang Nyiru 

Tak berselang lama, korban merasa ada yang melepas pakaiannya. Kemudian, terbangun dan langsung meronta, sambil memukul. Namun, tak dihiraukan pelaku.

"Setelah melakukan perbuatan, pelaku mengancam memukul jika mengadu kepada ibunya," kata Aipda Kardi Gunadi.

Dilanjutkan Kasi Humas, korban ditinggalkan pelaku dan menangis. Setelah kejadian ini dan ibu korban mendapatkan cerita dari sang anak, segera saja melapor ke Polsek Liang Anggang.

Begitu mendapat laporan, anggota Opsnal (Macan Barbar) Polsek Liang Anggang yang dipimpin Aiptu Deden A Lesmana melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya, pelaku ditangkap di rumahnya saat Jumat (26/8) sekitar pukul 10.00 Wita.

Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya telah menodai anak kandungnya.

Baca juga: Tangkap Bandar Judi Togel Online, Personel Polres Tapin Sita HP, Rekapan dan Uang Rp 1,2 Juta

Baca juga: Tepergok Warga Gasak Radio Orari Dalam Mobil, Pemuda 19 Tahun di Tapin Diserahkan ke Polisi

Baca juga: Dilaporkan Lakukan Penganiayaan, Pemuda di Tabalong Diciduk Polisi di Rumah, Motifnya Gegara Ini

Ini bukan kejadian pertama kali. Berdasarkan pengakuan pelaku pula, sudah melakukan sebanyak 5 kali, tanpa diketahui sang istri yang juga merupakan ibu kandung korban.

"Kejadian ini sudah dilakukan pelaku sebanyak 5 kali. Motif pelaku karena pelaku sering melihat korban sehabis mandi. Hanya sekali pelaku tidak berhasil karena yang terakhir saat itu korban berontak," bebernya.

Dari kejadian tersebut, petugas mengamankan bantal dan satu lembar sprei.

Pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat (2) Sub Pasal 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 ttg Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang - Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang - Undang Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved