Tajuk

Ironi Korupsi Akademisi

KPKtelah melakukan operasi tangkap tangan terhadap Prof Karomani, Rektor Unila dan enam orang terkait lainnya

Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/istimewa
Ribut Lupiyanto Deputi Direktur Center for Public Capacity Acceleration (C-PubliCA). 

Oleh : Ribut Lupiyanto Deputi Direktur Center for Public Capacity Acceleration (C-PubliCA)


DUNIA pendidikan dan intelektual kembali tercoreng. Tidak tanggung-tanggung, oknumnya adalah akademisi, intelektual sekaligus pejabat kampus di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Sebagaimana diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangan terhadap Prof Karomani, Rektor Unila dan enam orang terkait lainnya pada Sabtu (20/8/2022).

OTT dilakukan di dua tempat yakni di Jawa Barat dan Lampung. Penangkapan Profesor sekaligus Rektor Unila sangat mengagetkan publik, khususnya insan akademika.

Kasusnya pun sangat memalukan, yaitu dugaan suap terkait penerimaan mahasiswa jalur mandiri. Hal itu kembali memperpanjang rentetan keterlibatan akademisi yang tersandung kasus korupsi.

Kasus
Karomani menjadi Profesor kesekian yang bersiap menyandang gelar koruptor. Asas praduga tak bersalah mesti dijunjung tinggi, tetapi kasus ini menguatkan dunia pendidikan untuk segera melakukan renungan, perbaikan, dan pencegahan.

Dunia intelektual adalah sakral di mata publik. Akademisi dinisbatkan suci dan harus steril dari isu korupsi. Nyatanya akademisi juga manusia. Korupsi menggoda siapa saja tanpa mengenal kasta.

Indonesia Corruption Watch (ICW) menyatakan kasus korupsi di bidang pendidikan Indonesia mencapai 240 kasus sepanjang tahun 2016-2021.

Kasus korupsi tersebut diprediksi merugikan negara hingga Rp 1,6 triliyun. Sebagian besar kasus korupsi di dunia pendidikan berupa penyediaan barang dan jasa.

Korupsi oleh akademisi adalah ironi. Harapan publik telah membebani dunia pendidikan agar menjadi garda terdepan dalam pencegahan melalui pendidikan antikorupsi. Faktanya oknum akademisi sendiri justru menodai kepercayaan publik tersebut.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved