Berita Tapin

Terlibat Balap Liar di Kawasan Rantau Baru, Ratusan Pengendara Motor Digiring Ke Mapolres Tapin

Ratusan pengendara motor yang terlibat dalam aksi balap liar di Kawasan Rantau Baru, digiring ke Mapolres Tapin

Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sane
Ratusan pengendara saat dijaring pihak kepolisian karena terlibat balap motor di Kawasan Rantau Baru digiring ke Mapolres Tapin, Sabtu (27/8/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Ratusan pengendara roda dua yang terlibat dalam aksi balap liar di Kawasan Rantau Baru, digiring aparat kepolisian ke Mapolres Tapin, Sabtu, (27/08/2022).

Ratusan kendaraan yang diamankan dalam operasi gabungan pihak Kepolisian tersebut didominasi oleh anak-anak remaja usia sekolah.

Kasat Lantas Polres Tapin, AKP Risda Idfira mengatakan total yang ditilang sebanyak 130 unit kendaraan.

"Penertiban aksi balap liar ini bukan baru pertama kali, dari Satlantas Polres Tapin setiap hari melaksanakan patroli antisipasi balap liar khususnya di jam-jam rawan," jelasnya.

Baca juga: Tewas Kecelakaan Maut di  Komplek Satdraprov Kalsel, Pengendara F1 ZR Diduga Pelaku Balap Liar

Baca juga: VIDEO HEBOH BANGET Pemuda Diduga Lakukan Balap Liar, Satu Orang Tewas Akibat Bertabrakan

AKP Risda mengatakan selain patroli rutin, juga dilaksanakan blue light patrol untuk mengantisipasi balap liar dan juga rawan laka lantas.

"Khusus di Kawasan Rantau Baru ini, memang sebagian besar adalah anak-anak SMP hingga SMA. Oleh karena itu, saya mengimbau agar anak-anak usia sekolah agar lebih cerdas memanfaat fungsi kendaraan itu sendiri," jelasnya.

AKP Risda mengatakan tidak semua jenis kendaraan itu bisa digunakan untuk balap apalagi di tempat yang salah.

"Kawasan Rantau Baru ini merupakan kawasan perkantoran. Bukan arena balap karena sangat mengganggu aktivitas masyarakat yang sedang bersantai di sana," lanjutnya.

Risda mengatakan dari 130 yang ditilang, khusus pelaku balapan liar juga akan dikenakan pasal 115 huruf b UU  no 22 tahun 2009 dengan pidana kurungan paling lama satu tahun atau denda maksimal tiga juta.

"Sedangkan khusus kendaraan yang memiliki knalpot brong langsung disita dan pengendara yang tidak memiliki kelengkapan surat-menyurat wajib dilengkapi langsung di Kantor Polisi pada saat pengambilan kendaraan," jelasnya.

Baca juga: Gelar Razia Balap Liar, Satlantas dan Samapta Polres Tapin jaring Ratusan Kendaraan

Sementara itu, KBO Satlantas Polres Tapin, Ipda MS Ariza mengatakan selain ditilang, pihak Kepolisian juga memberikan sangsi dengan mendorong kendaraanya dari Kawasan Rantau Baru hingga ke Polres Tapin.

"Jaraknya kurang lebih tiga kilometer. Dengan harapan dapat memberikan efek jera kepada para remaja yang sering mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Kawasan Rantau Baru," jelasnya.

Ipda Ariza mengatakan sebelum melakukan razia pihak kepolisian telah memantau terlebih dahulu yang mana pembalap maupun penonton. Sehingga tidak salah langkah pada saat penjaringan razia. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved