Ekonomi dan Bisnis

Mitra Ojol di Martapura Berharap Kenaikan Tarif akan Diiringi dengan Promo untuk Pelanggan

Mitra ojol di Kota Banjarbaru dan Kota Martapura, Kalsel, ada yang setuju dan juga khawatir atas kenaikan tarif mulai Senin (29/8/2022).

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
Driver ojek online. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Rencana kenaikan tarif ojek online (ojol) di Kalimantan, termasuk Provinsi Kalsel, dijadwalkan diterapkan mulai Senin (29/8/2022).

Tanggapan dari mitra ojol pun beragam. Ada yang menilai positif, ada pula yang khawatir.

Salah satu yang tidak terlalu khawatir adalah Sodik, warga Kota Banjarbaru. Menurut pria yang sudah menjadi ojol sejak 2020, sudah mengetahui rencana kenaikan tarif tersebut. 

"Saya sudah lihat. Kenaikan tarifnya sepertinya tidak seperti di Jabodetabek yang sampai Rp 3.000. Kalau di Kalsel masih wajar saja dari Rp 1.000 hingga Rp 2.000. Jadi, tak terlalu khawatir kami," katanya. 

Baca juga: Deretan Warung Makan Paliat Kini Ada di Pusat Kuliner Mabuun Kabupaten Tabalong

Baca juga: Empat Kapal Cari Korban dari KM Teman Niaga yang Tenggelam, Posko Didirikan di Kabupaten Tanbu

Sedangkan menurut Midi, ojol lainnya yang tinggal di Sungai Sipai, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, perlu banyak promo.

"Tapi mungkin untuk mencari order nanti imbasnya agak sulit lagi, kalau pihak aplikasi tidak memberi promo kepada pelanggan. Karena itu harapan kami, banyak promo, jika memang nanti mau dinaikkan tarifnya. Malah kalau menurut saya untuk bonus berkat dihapus saja. Bonus berkat itu mainkan di promo untuk pelanggan, biar ordernya tambah joss," lontarnya. 

Dikonfirmasi hal ini, Regional Manager Corporate Affairs Gojek East Indonesia, Kurniawan Iskandar Dinata, membagikan rilis keterangan dari Rubi W Purnomo, selaku SVP Corporate Affairs Gojek Indonesia.

"Dalam melaksanakan usaha, Gojek senantiasa mematuhi peraturan pemerintah. Sesuai arahan pemerintah yang terbaru, pelaksanaan ketentuan dalam KP 564/2022 diberikan masa tenggang 25 hari kalender sejak ditetapkan," ujar Rubi dalam rilisnya.

Baca juga: PT WIKA Beton Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi Dicari Berikut Syaratnya

Baca juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 43 Resmi Dibuka, Berikut Cara Gabungnya

Sesuai petunjuk dari Kementerian Perhubungan,  sambung dia, perpanjangan masa tenggang ini akan kami pergunakan untuk melakukan persiapan dan sosialisasi kepada pengguna aplikasi termasuk mitra driver.

"Gojek terus memonitor persiapan dan perkembangan yang ada, serta berkoordinasi dengan pemerintah sehingga dapat tetap memberi manfaat kepada seluruh masyarakat termasuk mitra driver dan pelanggan Gojek," sebutnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved