Ekonomi dan Bisnis

Berdiri Dua Dekade Lebih, Toko Barata Banjarmasin Masih Bertahan dengan Konsep Toserba

Toserba Ria atau Kios Ria yang lebih dikenal dengan Toko Barata sudah berdiri dua dekade. Hingga kini, kios ini tetap mengusung konsep toserba

Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/Soelaiman Rifki
Toserba Barata atau Kios Ria yang menjual berbagai macam barang, mulai dari parfum, pemantik api, kalkulator, hingga mesin pemotong rambut, Senin (29/8/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Toko serba ada (Toserba) Ria atau Kios Ria yang lebih dikenal dengan Toko Barata, berlokasi di Jalan Hasanudin HM Kota Banjarmasin sudah berdiri sejak dua dekade lamanya.

Berbagai macam barang dijual di toko tersebut dari parfum sampai bor elektrik portable.

Dari pantauan, Senin (29/8/2022), toko tersebut juga menjual berbagai macam korek api, minyak rambut, bahkan mesin pemotong rambut. 

Pemilik kios, Ria, mengatakan ia sudah menjual berbagai macam barang tersebut sekitar 20 tahunan lebih.

“Udah puluhan tahun saya jualan kaya gini. Konsepnya sih acak aja. Saya menjual berbagai macam jenis barang,” ujarnya.

Baca juga: Hujan Deras Mengguyur Banjarmasin, Pertokoan Sudimampir Terendam Banjir

Baca juga: Ganti Emas Asli dengan Imitasi, Tersangka Penipuan di Sudimampir Banjarmasin Diamankan Polisi

Jadi disebut Toko Barata, ujar Ria disebabkan tempat ia berjualan tersebut satu bangunan dengan Plaza Barata di Jalan Sudimampir. 

“Makanya lebih dikenal namanya Toko Barata,” kata Ria. 

Berbagai barang tersebut, kata Ria dibanderol dengan harga yang bervariasi.

“Misalnya parfum, disini ada yang original, ada yang lokalan. Harganya kisaran dari puluhan ribu sampai ratusan ribu rupiah,” ucapnya sambil menunjukkan parfum tersebut.

Menurut penuturan Ria, toko yang ia tempati sekarang, status kepemilikannya masih berupa hak sewa. 

“Soalnya yang punya tokonya kan masih pihak Barata. Jadi saya disini statusnya masih sewa,” jelas Ria.

Omzet dari penjualan barang-barang tersebut, menurut Ria bisa mencukupi untuk kehidupan sehari-hari. 

“Tapi kalau dibilang ramai, ya nggak juga. Zamannya sudah beda, tapi kalau pelanggan setiap harinya ada aja,” ujar Ria.

Dari pantauan di lokasi juga terdapat seorang pelanggan yang sedang membeli batu api untuk alat pemantik api.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved