Kapuas Kota Air

Bupati Kapuas Ben Brahim Panen Perdana Ekstensifikasi Padi Program Food Estate

Bupati Ben Brahim S Bahat panen padi di area food estate wilayah Desa Batuah, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalteng.

PEMKAB KAPUAS
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat (baju putih topi hitam) saat melakukan panen perdana kegiatan ekstensifikasi padi program Food Estate dalam rangka ketahanan pangan di Desa Batuah, Kecamatan Basarang, Sabtu (27/8/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALA KAPUAS - Bupati Ben Brahim S Bahat berterima kasih kepada Presiden Jokowi dan Kementerian Pertanian yang menetapkan Kabupaten Kapuas sebagai kawasan Food Estate di Kalimantan Tengah.

Hal ini disampaikannya saat melakukan panen perdana kegiatan ekstensifikasi padi program Food Estate dalam rangka ketahanan pangan di Desa Batuah, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalteng, Sabtu (27/8/2022).

"Ada banyak bantuan yang luar biasa dari pemerintah pusat, sehingga Kabupaten Kapuas semakin dibantukan dalam bidang pertanian dan saya bangga kepada masyarakat Kapuas yang begitu gigih dan semangat selalu untuk membuka lahan baru ekstensifikasi. Kita lihat hari ini produksinya 4 ton dan ini padi lokal," ujar Ben Brahim.

Dikatakan Bupati Kapuas dua periode itu, sejak tujuh tahun lalu wilayahnya telah menjadi lumbung padi dan berkontribusi sebesar 51 persen di Kalimantan Tengah.

Ke depan, Ben optimis sektor pertanian di Kabupaten Kapuas akan terus membaik jika semua ditata dengan baik mulai dari air, sarana dan prasarana lainnya.

Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat beri sambutan usai melakukan panen perdana Sabtu (27082022).
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat saat memberikan sambutan usai melakukan panen perdana kegiatan ekstensifikasi padi program Food Estate dalam rangka ketahanan pangan di Desa Batuah, Kecamatan Basarang, Sabtu (27/8/2022).

"Saya optimis dengan bantuan Presiden dan Kementerian Pertanian yang telah mendukung ketahanan pangan di Kalimantan tengah ini, khususnya di Kabupaten Kapuas, kita yakin serta percaya bahwa Indonesia ke depan dapat menjadi lumbung pangan dunia," tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil menguraikan, pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya lahan dan air.

Termasuk, pemberdayaan petani dalam meningkatkan kesejahteraan petani yang terus dioptimalkan dengan kegiatan ekstensifikasi lahan Food Estate Kapuas.

"Ekstensifikasi lahan ini merupakan strategi dan terobosan dalam penambahan luas sawah peningkatan produksi beras sebagai upaya menjaga stok cadangan pangan nasional, terutama mengantisipasi krisis pangan," ungkap Ali.

Dari informasi yang didapatkan Tim Humas Kominfo di lapangan, ekstensifikasi di Desa Batuah seluas 430 hektar dengan jumlah yang tertanam seluas 333 hektare.

Dari luasan 333 hektare tersebut, lahan yang sudah siap panen seluas 100 hektare, dengan luas tanaman yang siap dipanen kali ini seluas 35 hektare yang terletak di Rey 6 dan Rey 7.

Sedangkan untuk varietas padi yang ditanam petani merupakan varietas padi lokal siam seperti Siam Gaul, Siam Kupang, Siam mayang, Karangdukuh, Pandak, Bayar pahit, Palas Udang dan Krukut. (AOL/*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved