Berita Banjarmasin

Baru Diresmikan, Pagar Jembatan Patih Masih Kota Banjarmasin Rusak dan Oprit Alami Penurunan

Jembatan HKSN Patih Masih yang diresmikan Wali Kota Banjarmasin pada April 2022, saat Agustus 2022 sudah rusak pagarnya dan penurunan pada oprit.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/FRANS RUMBON
Pengendara melintasi Jembatan HKSN Patih Masih, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (30/8/2022). Inset: Jembatan Patih Masih baru diresmikan, Selasa (19/4/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Diresmikan Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina pada Arpil 2022, Jembatan HKSN Patih Masih mengalami kerusakan, Agustus 2022.

Jembatan HKSN Patih Masih mulai dibangun pada 2020 dengan anggaran multiyears dan menelan biaya sekitar Rp 64 miliar.

Setelah beberapa bulan diresmikan, beberapa bagian dari jembatan ini mengalami kerusakan, ada penurunan bagian oprit. Khususnya, di bagian oprit arah Jalan HKSN menuju Jalan Kuin Selatan.

Bahkan dalam beberapa hari terakhir sempat beredar sebuah video yang memperlihatkan bagian-bagian jembatan yang mengalami kerusakan.

Dari video yang beredar tersebut, selain bagian opritnya mengalami penurunan, juga terjadi kerusakan pada bagian pagarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS Temuan Mayat Tanpa Identitas di Sungai Barito Kabupaten Barito Kuala

Baca juga: Banjir Surut di Jalan Nasional Kabupaten Tanah Bumbu Kalsel, Warga Pun Terpaksa Pindah

Baca juga: Banjir Rendam Permukiman Warga di Asamasam Tala, Tokoh Masyarakat Sebut Tiap Tahun  Kebanjiran

Akibat adanya penurunan bagian oprit tersebut, selain membuat kurang nyaman saat dilalui, serta membuat pengendara harus lebih berhati-hati.

Tak heran karenanya, kondisi ini pun juga kemudian dikeluhkan oleh para pengguna jalan, khususnya yang terbilang sering.

Diungkapkan seorang pengendara, Ardiyanto, Selasa (30/8/2022), merasa tidak nyaman saat melintas karena permukaan aspal tidak rata akibat terjadinya penurunan oprit.

"Kan awalnya mulus, sekarang tidak mulus. Apalagi kalau melewatinya pada malam hari harus lebih hati-hari karena minim cahaya di sini," katanya.

Sementara itu, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Dedy Hamdani,  menerangkan bahwa yang bermasalah hanyalah bagian oprit dan jembatan.

Baca juga: Divonis 1 tahun penjara, Ini Jawaban Suami Bandar Arisan Online di Banjarmasin Saat Ditanya Hakim

Baca juga: Satu Lagi Pasien Covid-19 di Tanahlaut Kalsel Meninggal, Satgas Sebut Tak Mau Divaksin

"Tidak benar kalau struktur jembatannya yang bermasalah. Hanya jalan pendekat oprit jembatannya saja yang bermasalah," ujarnya.

Kondisi yang terjadi ini, menurutnya, masih terbilang lumrah. Mengingat, jembatan ini pun masih terbilang baru selesai dibangun.

Pasalnya, baru selesai dibangun, maka menurutnya masih belum padat alias masih dalam proses pemadatan, sebelum benar-benar stabil.

"Jembatan ini baru dan masih dalam proses pemadatan. Jadi terus bergerak sampai stabil," jelasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved