Tabalong Terdepan

Bupati Tabalong Ingin Partisipasi Pemilih Pemilu Meningkat, Pendidikan Politik Pun Disosialisasikan

Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani menjadi narasumber di setiap kegiatan sosialisasi pendidikan politik yang diadakan KPU di kecamatan-kecamatan.

Penulis: Dony Usman | Editor: Alpri Widianjono
KESBANGPOL KABUPATEN TABALONG
Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani, bersama Ketua KPU Tabalong, Ardiansyah, dan Kepala Badan Kesbangpol Tabalong A Rahadian Noor, saat menyosialisasikan pendidikan politik bagi masyarakat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Menghadapi pelaksanaan Pemilu, sosialisasi pendidikan politik kepada masyarakat telah dillakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), sejak dini.

Melalui Basan Kesbangpol Kabupaten Tabalong, sosialisasi pendidikan politik ini dilakukan secara bergantian dengan menyasar 12 kecamatan yang ada.

Kepala Badan Kesbangpol Tabalong, Ach Rahadian Noor, Selasa (30/8/2022), menyampaikan, semua kecamatan sudah mereka datangi untuk melaksanakan sosialisasi pendidikan politik bagi masyarakat ini.

"Terakhir, kita laksanakan di Kecamatan Banua Lawas dan Kecamatan Pugaan," katanya.

Dalam pelaksanaannya, semua sosialisasi ini langsung dihadiri Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani yang juga langsung ikut menjadi pemateri.

Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani, beri arahan pada sosialisasi pendidian politik di kecamatan.
Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani, saat beri arahan pada sosialisasi pendidian politik ke kecamatan-kecamatan.

Kemudian, pemateri lainnya juga menghadirkan Ketua KPU Kabupaten Tabalong dan juga dari Badan Kesbangpol Tabalong sendiri.

Untuk Bupati, dalam sosialisasi lebih menekankan untuk bisa meningkatkan partisipasi pemilih pada pelaksanaan Pemilu nanti dan juga mencegah adanya politik uang.

"Angka partisipasi yang pernah ada, untuk pemilu legislatif 70-75 persen di Tabalong, nah yang rendah ini masih di angka seputar 70 persen pemilihan kepala daerah," ujarnya.

Sehingga, angka partisipasi inilah yang berusaha untuk bisa ditingkatkan dengan memberi pencerahan ke masyarakat soal pentingnya pelaksanaan Pemilu.

Sedangkan terkait politik uang, juga diberikan imbauan ke masyarakat supaya tidak sampai terjadi agar bisa mendapatkan pemimpin yang benar-benar berkualitas.

"Kalau dari KPU menyampaikan terkait persiapan dan tahapan pemilihan umum serentak dan pemilihan kepala daerah tahun 2024," ujarnya.

Sementara untuk Kesbangpol, materi yang disampaikan terkait bisa lancar dan amannya pelaksanaan Pemilu dari sisi keamanan maupun kondusifitas daerah.

"Juga pastikan tidak ada potensi konflik baik sebelum dan pasca pemilihan, kita hindari isu-isu yang bisa memecah belah masyarakat," katanya. (AOL/*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved