Bantuan Transportasi

Harapan Tukang Ojek di Banjarbaru Kalsel, Bantuan Transportasi Segera Terealisasi

Akan adanya bantuan transportasi di daerah oleh pemerintah menjadi kabar bahagia bagi Anwar. Tukang ojek mangkal di eks pasar Bauntung Banjarbaru

Penulis: Milna Sari | Editor: M.Risman Noor
Instagram @hami_diah
Hami Diah (Mpok Edah) dan Furry Setya (Mas Pur) dalam salah satu adegan sinetron Tukang Ojek Pengkolan. Bantuan transportasi bakal didapat tukang ojek. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Akan adanya bantuan transportasi di daerah oleh pemerintah menjadi kabar bahagia bagi Anwar. Tukang ojek yang biasa mangkal di eks pasar Bauntung Banjarbaru ini mengaku bantuan di masa ini diperlukan oleh tukang ojek.

"Asal benar-benar terealisasi saja, kami tukang ojek benar-benar didata, jangan katanya ada, ternyata tidak ada bantuan untuk kami," paparnya. Selasa (30/8/2022).

Sejak pasar Bauntung Banjarbaru pindah kata Amin penumpang tukang ojek yang mangkal di tepi Jalan A Yani tersebut menjadi sepi.

Senada dengan Anwar, Amin yang merupakan salah satu sopir angkot hijau yang juga angkutan pelajar Banjarbaru mendukung adanya bantuan kepada sopir.

Baca juga: Empat Proyek Pemerintah Kabupaten Tapin Ditargetkan akan Rampung pada 2022

Baca juga: Siti Isnaniah Berikan Cenderamata Sasirangan di acara GKN Pusat, Berharap UMKM Kalsel Meningkat

"Selama ini bantuan hanya untuk yang miskin, miskinnya yang seperti apa, sopir angkot kini juga sudah lelah dengan sulitnya penumpang," urainya.

Terkait bantuan transportasi, ia mengaku masih belum ada tindakan dari pemerintah baik mendata maupun memberitahu kepada sopir.

"Mudah-mudahan benar-benar ada saja," imbuhnya.

Sebelumnya pemerintah akan memberikan bantuan sosial sebagai pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM). Pengalihan subsidi BBM ini sebesar Rp24,17 triliun.

Bantuan ini akan mulai dieksekusi pekan ini, artinya akhir Agustus hingga awal pekan September 2022, bantuan sosial akan disalurkan.

Khusus bantuan transportasi, pemerintah daerah akan menggunakan anggaran sebesar 2 persen dari dana transfer umum yaitu Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) dalam bentuk subsidi transportasi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved