Ekonomi dan Bisnis

Ketua Apindo Kalsel Meminta Pemerintah untuk Menunda Kenaikan Harga BBM

Ketua Apindo Kalsel, Supriadi, minta pemerintah tunda menaikkan harga BBM karena perekonomian baru pulih.

BANJARMASINPOST.CO.ID/RIFKI SOELAIMAN
Antrean kendaraan di SPBU Kayutangi Ujung, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (30/8/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Wacana kenaikan harga BBM pada awal September, mengundang banyak tanggapan terutama dari kalangan dunia usaha.

Tak terkecuali Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Kalimantan Selatan ( Apindo Kalsel), Supriadi.

“Saat ini Apindo Kalsel tetap meminta pemerintah untuk menunda sementara kenaikan harga BBM subsidi,” katanya, Rabu (31/8/2022).

Terlebih, kata Supriadi, kondisi perekonomian saat ini baru mulai normal setelah imbas pandemi Covid-19 yang membuat banyak pengusaha masih dalam kondisi pemulihan.

“Yang pasti sektor usaha kecil menengah akan sangat merasakan dampaknya, kalau kenaikan harga BBM saat ini dinaikkan. Karena akan berakibat pada biaya tinggi yang sangat mempengaruhi komponen produksi sektor usaha kecil menengah,” ujarnya.

Baca juga: Galian Tanah Sempat Longsor, Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Pramuka Banjarmasin Jadi Molor

Baca juga: Harga Emas Antam Cenderung Bergerak Turun pada Agustus,  Begini Penutuan Pedagang di Banjarmasin

Kemudian, menurut Ketua DPP Apindo Kalsel tersebut, akan lebih bijak kalau pemerintah bisa menunda terlebih dahulu kenaikan BBM ini untuk sementara waktu.

Seandainya BBM tetap dinaikkan, ujar Supriadi, bantuan langsung tunai (BLT) untuk pekerja dan keluarga penerima manfaat (KPM) merupakan salah satu solusi. 

“Tetapi akan lebih bijak kalau bantuan juga diberikan kepada pengusaha kecil yang tentu akan merasakan dampak kenaikan BBM,” imbuhnya.

Seperti yang diketahui, ujar Supriadi, BBM subsidi memang diperuntukkan untuk masyarakat kecil dan kurang mampu. 

“Menurut saya, pengusaha kecil seharusnya bisa dibantu pemerintah agar bisa survive,” tandasnya.

Baca juga: Harga Bahan Pokok di Banjarmasin Turun, Telur Ayam Jadi 29 Ribu Per Kilonya

Baca juga: Bawa Sendiri Hasil Tanaman, Petani Ini Senang Bisa Berjualan di Pasar Agribisnis Tabalong

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved