DPRD Kotabaru

Sorot Bangunan di Bantaran Sungai, Ketua DPRD Kotabaru Minta SKPD Terkait Segera Sterilisasi

Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis meminta bangunan masih berada di atas bantaran sungai disterilisasi. Karena, menghambat program normalisasi

Penulis: Herliansyah | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis, S.Sos meminta bangunan di bantaran sungai disterilisasi, Rabu (31/8/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis, S.Sos kembali mengingatkan kepada SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait bangunan yang masih berdiri di bantaran sungai.

Ia meminta bangunan masih berada di atas bantaran sungai segeranya disterilisasi.

Sterilisasi bangunan di bantaran sungai di wilayah perkotaan, salah satu cara mengantisipasi terjadi banjir. Terkait hal itu sebelumnya, kata Syairi Mukhlis sudah dilakukan pertemuan dengan instansi terkait.

Disampaikan politikus PDIP ini usai memimpin rapat paripurna Raperda APBD Perubahan tahun 2022/2023 di gedung DPRD, Rabu (31/8/2022).

Namun Syairi Mukhlis menyinggung, meski ada kegiatan normalisasi beberapa titik daerah aliran sungai (DAS) oleh SKPD terkait, ditegaskannya kegiatan tersebut tidak masuk ke dalam APBD Perubahan.

"Karena kalau normalisasi sungai harus diawali dulu dengan kajian-kajian," tegasnya.

Kegiatan pengerukan sungai dinilainya masih  terbatas bisa dilakukan sebab di atas bantaran sungai masih banyak bangunan-bangunan rumah.

"Hasil rapat di DPRD menyarankan kepada Pemerintah Daerah melalui SKPD terkait untuk mensterilkan lokasi-lokasi yang ada sesuai dengan apa yang pernah dilakukan sebelumnya," terangnya.

Pengerukan sungai di wilayah perkotaan upaya antisipasi banjir.
Pengerukan sungai di wilayah perkotaan upaya antisipasi banjir. (Dok BPost)

Ada beberapa sungai yang sudah dilakukan pembebasan. Tapi kembali dibanguni oleh masyarakat.

"Jadi kami minta untuk ditertibkan lagi. Agar sungai bisa dilakukan pengerukan," katanya.

Pemeliharaan sungai akan menjadi mudah, selain akses mobilisasi turun dan naik alat turun ke sungai tidak terhambat. (AOL/*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved