Berita Banjarmasin

Vaksinasi BIAN di Banjarmasin Sudah Mencapai 40 Persen, Dinkes Targetkan 149.035 Orang

Program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) kembali digenjot oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan (Dinkes).

Penulis: Frans Rumbon | Editor: M.Risman Noor
Hj Nurliani untuk BPost
Kadinkes Banjarmasin, DR M Ramadhan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Upaya menggenjot capaian vaksinasi Campak Rubella melalui program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) kembali digenjot oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan (Dinkes).

Seperti diketahui program BIAN di Banjarmasin sudah mulai digeber sejak 18 Mei 2022 hingga 18 Juni 2022, dengan target sebesar 149.035 anak.

Namun ternyata, capaian vaksinasi BIAN masih belum sesuai harapan karena baru menyentuh di angka sekitar 38 persen saja. Untuk itulah Dinkes Banjarmasin pun memperpanjang program ini hingga 13 September 2022.

Dan berbagai upaya pun dilakukan oleh Dinkes Banjarmasin untuk mendongkrak capaian BIAN ini, di antaranya dengan menyasar sekolah-sekolah swasta. Tak terkecuali juga sekolah yang berada di bawah Kementerian Agama.

Tak heran karenanya sekitar sepekan terakhir, Dinkes Banjarmasin pun kembali menggeber BIAN ke sekolah-sekolah. Bahkan mulai jenjang TK hingga SD.

Baca juga: Daftar 38 Pejabat Pemko Banjarbaru Kalsel Tempati Jabatan Baru, Rudi Indrajaya Naik Eselon II

Baca juga: Sebanyak 800 Nakes RSUD Brigjen H Hasan Basry Kota Kandangan Menjalani Vaksinasi Booster Kedua

"Iya, kita kembali menyisir yang belum terimunisasi, ditambah lagi sekolah-sekolah swasta di bawah lingkup Kementerian Agama," ujar Kepala Dinkes Banjarmasin, M Ramadhan.

Ramadhan pun menerangkan capaian vaksinasi BIAN ini pun kembali mengalami kenaikan, yakni sudah mencapai 60.500 dari target sebesar 149.035.

"Alhamdulillah ada kenaikan, kini capaian sudah sekitar 40,59 persen. Dan kita akan terus berupaya meningkatkan capaian," jelasnya.

Selain menyasar sekolah, Ramadhan juga menerangkan berbagai upaya lain dilakukan guna mendongkrak capaian vaksinasi BIAN.

"Kita bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mensosialisasikannya. Misalnya dibantu oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia, tim Penggerak PKK Kota, kecamatan Kelurahan serta Dharma Wanita SKPD. Serta dukungan Camat dan Lurah serta pak RT untuk mendata anak-anak yang belum diimunisasi dengan harapan bisa maksimal," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved