Ekonomi dan Bisnis

Wacana Harga Tiket Pesawat Turun, Bandara Syamsudin Noor Kalsel Berharap Jumlah Penumpang Meningkat

Harga tiket pesawat akan turun 15 persen diharapkan pengelola Bandara Internasional Syamsudin Noor Kalselberdampak pada peningkatan jumlah penummpang.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Suasana klaim bagasi di terminal kedatangan Bandara Internasional Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (31/8/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Meski ada informasi harga tiket pesawat terbang akan turun 15 persen, namun kebijakan ini  masih belum ada diterapkan sampai sekarang. 

Faktanya, harga tiket masih belum ada penurunan sekitar 15 persen. Sedangkan yang ada, hanya penurunan tidak lebih dari 5 persen atau sekitar Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. 

Menurut H Yudi, pemilik PT Insan Jaya Abadi Tour & Travel di Jalan H Bojasin, Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (31/8/2022), saat ini harga tiket pesawat tidak ada penurunan. 

"Kalau memang ada penurunan, sepertinya mobilitas tidak naik secara signifikan. Karena, diberlakukannya kebijakan baru, yaitu yang boleh melakukan perjalanan cuma orang yang sudah booster. Maka, efek dari kebijakan tersebut banyak penumpang kami yang membeli tiket jauh-jauh hari terpaksa menunda karena mereka baru vaksin dosis kedua," urainya. 

Baca juga: Ketua Apindo Kalsel Meminta Pemerintah untuk Menunda Kenaikan Harga BBM

Baca juga: Harga Emas Antam Cenderung Bergerak Turun pada Agustus,  Begini Penutuan Pedagang di Banjarmasin

Baca juga: Inflasi Kabupaten Tabalong Termasuk Terendah Secara Nasional, TPID Kalsel Kunjungi Pasar Petani

Diakuinya, untuk harga memang ada sedikit penurunan sekitar Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu dibanding saat libur sekolah kemarin. "Kalau dibanding saat libur sekolah kemarin, sedikit saja turunnya," kata dia. 

Hal senada diungkapkan Rama, pelaku usaha jasa travel di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalsel. Menurut dia, saat ini harga tiket pasawat masih terbilang tinggi dibandingkan sebelumnya.

"Misalnya dulu ke Bali hanya bayar Rp 1.5 juta. Lalu ketika liburan kemarin naik ke harga Rp 2.5 juta. Kini meski turun pun,  masih turunnya ke Rp 2 juta," kata Rama. 

Belum lagi kebijakan baru wajib booster. Karena kebijakan itu, jadi tidak ada peningkatan nanti saat akhir tahun.

Baca juga: Harga Bahan Pokok di Banjarmasin Turun, Telur Ayam Jadi 29 Ribu Per Kilonya

Baca juga: Harga Pertalite Rabu 31 Agustus 2022 di SPBU Seluruh Indonesia, Cek Harga di Kalsel, Banten, Jakarta

Baca juga: Ketua Komisi II Apresiasi ADD Naik 25 Persen, Anggarkan Juga Kegiatan Bimbingan dan Pelatihan

Terpisah, Stakeholder Relation Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Ahmad Zulfian Noor, menjelaskan, kabar mengenai harga tiket pesawat turun ke 15 persen bisa berdampak pada meningkatnya jumlah penumpang. 

"Saat ini rata-rata penumpang berangkat di bawah 3.000 orang. Sedangkan pada saat libur kemarin, berkisar antara 4.000  sampai 5.000 orang," rincinya.

(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved