News

Penyidik Tak Tahan Putri Candrawathi dan Hanya Wajib Lapor, Ini Kata Penasehat Hukum

Putri Candrawathi istri Irjen Ferdy Sambo tak ditahan oleh penyidik Bareskrim Polri. Ini kata pengacara keluarga Arman Haris

Editor: Irfani Rahman
Warta Kota
Putri Candrawathi, istri Irjen Ferdy Sambo. Pada pemeriksaan kedua hingga hampir Kamis (1/9/2022) dinihari, Putri tak ditahan oleh pihak penyidik Bareskrim Polri 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Putri Candrawathi, satu tersangka pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J  tak ditahan oleh pihak penyidik Bareskrim Polri.

Ya setelah diperiksa marathon sekitar 12 jam, Putri Candrawati tak menjalani penahanan .

Tak ditahannya Putri Candrawathi ini lebih karena alasan kemanusian.

Seperti diketahui Putri Candrawathi masih memiliki anak kecil.

Selain itu hal itu didasari atas permintaan kubu Putri Candrawathi dengan alasan kemanusiaan hal itu sebagaimana tertuang dalam aturan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Baca juga: Prakiraan Cuaca Banjarmasin Hari Ini 1 September 2022, BMKG : Banten, Jawa Tengah & Jawa Barat Hujan

Baca juga: Sebelum Dikendarai Penting Untuk Memanaskan Motor Anda, Ini Kata Ahli

"Ya, terkait soal penahanan Ibu Putri, kami sudah mengajukan permohonan untuk tidak dilakukan penahanan karena alasan-alasan sesuai Pasal 31 ayat 1 KUHAP itu kita boleh mengajukan permohonan itu dan kita mengajukan karena alasan kemanusiaan," kata Kuasa Hukum Putri Candrawathi, Arman Hanis saat ditemui awak media di Bareskrim Polri, Kamis (1/9/2022) dini hari.

Adapun alasan kemanusiaan yang dimaksud yakni karena Putri Candrawathi masih memiliki anak kecil.

Tak hanya itu, kondisi kesehatan Putri Candrawathi yang tidak stabil juga dijadikan dasar permohonan kepada penyidik untuk tidak menahan Putri.

"Ibu Putri masih mempunyai anak kecil dan Ibu Putri masih dalam kondisi tidak stabil, sehingga kami mengajukan permohonan untuk tidak dilakukan penahanan terhadap Ibu Putri,"

Atas permohonan tersebut kata Arman, tim penyidik Polri mengaminkan untuk tidak menahan Putri Candrawathi meski yang bersangkutan sudah menjadi tersangka kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

Kendati demikian, istri mantan Kadiv Propam Polri itu kata Arman, wajib melakukan pelaporan kepada Polisi seminggu dua kali.

"Alhamdulillah penyidik mempertimbangkan hal-hal terkait kemanusiaan ya sehingga penyidik mengabulkan tetapi diminta untuk diberikan wajib lapor dua kali seminggu," ucap Arman.

Baca juga: Niat danTata Cara Shalat Hajat, Ustadz Adi Hidayat Memohon Petunjuk Kepala Allah SWT

Dirinya juga memastikan kalau Putri Candrawathi tidak akan kabur dari proses hukum yang sedang bergulir.

"Bu Putri sudah dicekal dan tidak mungkin kemana-mana," tukas dia.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved