Bisnis

Banjarmasin dan Tabalong Alami Deflasi, Pemerintah Wacanakan BTT untuk Pengendalian Inflasi

Dari tiga kota IHK di Kalimantan Selatan, satu kota mengalami inflasi dan dua kota mengalami deflasi.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: M.Risman Noor
DISKOMINFO KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN
Bupati H Achmad Fikry, didampingi Wakil Bupati, Syamsuri Arsyad, memimpin pertemuan dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Aula Rakat Mufakat Kantor Sekretariat Daerah di Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (19/7/2022). 

BANJARMASINPOST, BANJARBARU - Dari data yang disampaikan pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel, pada Agustus 2022 terjadi deflasi pada gabungan tiga kota di Kalimantan Selatan sebesar 0,42 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,97.

Dari tiga kota IHK di Kalimantan Selatan, satu kota mengalami inflasi dan dua kota mengalami deflasi.

Inflasi terjadi di Kotabaru sebesar 0,13 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 117,77; sementara deflasi terjadi di Kota Banjarmasin sebesar 0,44 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 113,65 dan Kota Tanjung sebesar 0,87 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 112,89.

Kepala BPS Kalsel, Yos Rusdiansyah, menjelaskan Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya empat indeks kelompok pengeluaran secara signifikan, yaitu kelompok transportasi sebesar 1,78 persen; kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,31 persen; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 1,03 persen dan kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,32 persen.

Dari catatan BPS, dari 90 Kota inflasi di Indonesia, tercatat 11 kota mengalami inflasi, dan 79 kota mengalami
deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di sebesar Ambon 0,82 persen dan inflasi terendah terjadi di Bekasi sebesar 0,12 persen.

Deflasi terdalam terjadi di Tanjung Pandan sebesar 1,65 persen, dan deflasi terendah di Depok dan Kediri sebesar 0,01 persen.

Untuk wilayah Pulau Kalimantan, tiga kota mengalami inflasi dan delapan kota mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Palangka Raya sebesar 0,28 persen dan terendah terjadi di Kotabaru sebesar 0,13 persen. Deflasi terdalam terjadi di Sintang sebesar 0,44 persen dan terendah terjadi di Samarinda
0,02 persen.

Soal inflasi di Kota Baru, juga menjadi perhatian pejabat daerah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved