Ekonomi dan Bisnis

Pendaftar Kendaraan di Subsidi Tepat Pertamina di Regional Kalimantan Kini tembus 50 ribu kendaraan

Jumlah kendaraan yang sudah mendaftar Program Subsidi Tepat Pertamina di Kalimantan sudah menembus 50 ribu kendaraan

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/salmah saurin
Warga mendaftar aplikasi My Pertamina pada kesempatan sosialisasi di SPBU Sabilal 6470104 Banjarmasin, Minggu (12/6/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Antusias warga untuk mendaftarkan kendaraan di website MyPertamina terbilang tinggi. Hal ini terbukti dari jumlah pendaftar yang masuk ke Pertamina.

Secara regional Kalimantan, hingga  Selasa (30/8/2022), PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melaporkan jumlah kendaraan yang sudah mendaftar Program Subsidi Tepat Pertamina sampai dengan sudah menembus 50 ribu kendaraan.

Area Manager Communication & CSR, Susanto August Satria, Jumat (2/9/2022) mengatakan, pihaknya terus gencar melakukan sosialiasi pendaftaran BBM subsidi melalui website subsiditepat.mypertamina.id .

"Saat ini tercatat sebanyak 50 ribu kendaraan telah terdaftar di Program Subsidi Tepat untuk wilayah rwgional Kalimantan," kata Satria.

Satria mengajak masyarakat yang merasa berhak untuk segera melakukan registrasi program Subsidi Tepat.

Pertamina memberikan tiga cara bagi masyarakat untuk melakukan pendaftaran, yakni, bisa melalui website subsiditepat.mypertamina.id, bisa lewat aplikasi MyPertamina, arau langsung datang ke booth registrasi yang ada di SPBU.

Selain itu, Satria juga menghimbau masyarakat agar bijak menggunakan BBM Subsidi dan supaya masyarakat mampu membeli bahan bakar Pertamax Series dengan RON minimal 92, agar BBM subsidi dapat dikonsumsi kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Mobil mewah jangan isi BBM Subsidi, supaya kuota yang ada dapat tercukupi dan dialokasikan tepat sasaran,” ujar Satria.

Pihaknya juga menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan, apalagi meniagakan kembali BBM Subsidi.

Karena hal tersebut merupakan pelanggaran yang dapat diberikan sanksi pidana oleh aparat berwajib.

Satria berujar, pihaknya akan memberikan sanksi kepada lembaga penyalur Pertamina yang terbukti melakukan pelanggaran dalam distribusi BBM Subsidi.

“Hingga Agustus 2022, Pertamina telah melakukan pembinaan kepada sebanyak 33 SPBU dari seluruh wilayah Regional Kalimantan,” tegasnya.

Sementara, salah satu SPBU 6470712 Guntung Damar menurut, pengawas SPBU Guntung Damar, Fahriansyah menyatakan, harga pertalite masih Rp7.650. "Masih seperti biasa dan untuk pengiriman BBm masih lancar," katanya. (Banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved